Cegah Penularan TBC, Rajinlah Buka Pintu dan Jendela Rumah
TEMPO.CO | 09/05/2019 21:40
Ilustrasi kuman tuberculosis atau TBC (pixabay.com)
Ilustrasi kuman tuberculosis atau TBC (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Kuman penyebab tuberculosis atau TBC, Mycobacterium tuberculosis, mudah menular melalui udara. Itu sebabnya, ketika ada anggota keluarga yang terkena penyakit ini, ia berisiko menularkan kuman ini di rumah. Tapi risiko penularan bisa dicegah dengan langkah sederhana, yaitu membuka pintu dan jendela. 

BacaBosan Menjalani Pengobatan TBC? Intip Saran dari Penyintas Ini

Hal itu diungkapkan 
dokter spesialis paru dan pakar TBC, Erlina Burhan, di Jakarta, Rabu, 8 Mei 2019. Ia mengatakan, proses penularannya sangat mudah lewat udara. "Jadi, kalau pasien TBC berbicara, batuk atau bahkan bersin, kemudian terhirup oleh orang sekitar dimana yang paling dekat adalah keluarga, mereka juga bisa tertular,” katanya. 

Itu sebabnya, ketika di rumah ada penderita TBC, disarankan untuk selalu membuka jendela dan pintu rumah. Sebab, habitat kuman penyebab TBC selalu tinggal pada daerah lembap. “Kalau pintu dan jendela dibuka, akan ada pertukaran udara dari luar ke dalam. Sehingga, kuman tidak dapat tinggal terus di dalam rumah dan akhirnya keluar,” katanya.

Baca: Pelawak Nur Tompel Meninggal, Awas TBC Mudah Menular Lewat Udara

Saat kuman berpindah ke luar, kuman akan terpapar sinar matahari lalu mati sehingga tidak akan menular ke orang lain. “Jadi selain meminimalisasi penularan kepada anggota keluarga, juga meminimalisasi penularan pada masyarakat luas,” katanya.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT