UnDiscover Australia, Memandang Sisi Lain Wisata Negeri Kanguru
TEMPO.CO | 17/03/2019 06:14
Pengunjung tengah mengantre untuk membeli tiket penerbangan Singapore Airlines pada BCA Travel Fair 2019 di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan
Pengunjung tengah mengantre untuk membeli tiket penerbangan Singapore Airlines pada BCA Travel Fair 2019 di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Tourism Australia dan Bank Central Asia (BCA) mengadakan lokakarya untuk berwisata. BCA Australia Travel Fair berlangsung di Main Atrium, Gandaria City, Jakarta, pada Kamis sampai Minggu, 14 - 17 Maret 2019.

Baca: Selain Kaus, Ini Oleh-oleh Paling Diminati dari Australia

"Kami berharap lebih banyak wisatawan Indonesia berkunjung ke Australia untuk mendapatkan pengalaman UnDiscover Australia," kata Scott Walker, Manajer Pariwisata Australia, Singapura, dan Indonesia, Kamis, 14 Maret 2019. UnDiscover Australia: Tourism Australia adalah kampanye yang menawarkan tujuan wisata dari sudut pandang lain untuk pelancong Indonesia.

Tourism Australia menawarkan informasi tentang kawasan wisata yang mewakili berbagai negara bagian, yaitu Lake Hiller di Australia Barat, Jalur Seni Silo di Victoria, Great Beach Drive di Queensland, Canberra Balloon Spectacular di Wilayah Ibu Kota Australia, lereng ski Perisher di New South Wales, instalasi yang terinspirasi Field of Light di wilayah utara Australia, dan d'Arenberg Cube di Australia Selatan. "Kami menyambut lebih dari 208.000 pengunjung dari Indonesia pada tahun 2018, meningkat 8 persen dalam setahun terakhir," ujar Scott.

Wakil Eksekutif Presiden Perbankan Transaksi Pengembangan Bisnis BCA Mira Wibowo menjelaskan bahwa Australia terus diminati pelancong dari Indonesia. "Kami menawarkan cashback hingga Rp 5 juta dan cicilan 0 persen hingga 6 bulan untuk pemegang kartu kredit BCA," katanya.

Baca juga: Selain Festival Cahaya, Tilik Liburan Pilihan di Australia

Menurut dia para pelancong Indonesia semakin banyak dari kalangan umur di bawah 30 tahun. "Semua orang bisa pergi dengan harga yang terjangkau membuka wawasan melihat pemandangan dan tempat baru," tuturnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT