Cegah Kanker, Ini Pesan Penyintas
TEMPO.CO | 12/01/2019 05:55
Ilustrasi kanker (pixabay.com)
Ilustrasi kanker (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit kanker masih menjadi salah satu penyakit yang paling menakutkan karena bisa mematikan. Meski demikian, bukan berarti kanker tidak bisa disembuhkan. Dengan pengobatan yang semestinya, pasien bisa dinyatakan terbebas dari kanker.

Baca juga:  3 Gejala Umum Pasien Kanker, Ada Depresi dan Gangguan Tidur

Untuk mencegah kanker kembali, seorang penyintas kanker kelenjar getah bening yang juga merupakan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Eka Widodo Soegiri berpesan kepada masyarakat agar menjaga pola makan.

"Pola makan harus benar, gaya hidup jangan semaunya," kata Eka memberikan keterangan dalam pesan singkatnya di Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Eka pernah divonis menderita kanker kelenjar getah bening pada Februari 2016. Namun di tahun yang sama, yakni Desember 2016, Eka bersyukur karena dinyatakan telah sembuh dan terbebas dari penyakit yang disebut limfoma tersebut.

Eka menjalani kemoterapi sebanyak enam kali pada 2016 hingga akhirnya dinyatakan benjolan yang terdapat di kerongkongannya hilang dan kembali normal.

Eka yang saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Analisis Strategis, Akuntabilitas Politik dan Publikasi itu mengingatkan kepada masyarakat agar menghindari makanan yang dibakar serta menghindari konsumsi makanan yang menggunakan penyedap atau pengawet makanan.

"Hindari masakan yang dibakar, karena arangnya bisa jadi pemicu kanker. Gorengan pinggir jalan, setop," kata Eka.

Eka hingga saat ini masih tetap disiplin menjalani kontrol kesehatan terkait penyakitnya yang dulu untuk segera ditangani apabila kembali muncul. "Setiap tahun harus kontrol PET CT Scan, dan per tiga bulan harus cek darah di laboratorium agar kalau ada sesuatu yang mencurigakan bisa dideteksi sedini mungkin agar penanganannya juga cepat dan tepat. Intinya harus disiplin," tegas Eka.

Setelah dinyatakan terbebas dari kanker kelenjar getah bening Desember 2016, Eka menjalani tes PET CT Scan setiap tahun. Pada 8 Januari 2019 Eka kembali mengontrol kesehatan dan tetap dinyatakan bersih.

Baca juga: Makanan Organik Menurunkan Risiko Kanker? Ini Penelitiannya


ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT