Ada 3 Kata Ajaib agar Harmonis Seperti Keluarga Cemara
TEMPO.CO | 04/01/2019 14:53
Ringgo Agus bersama Nirina Zubir, Zara JKT48, dan Widuri, dalam konferensi film Keluarga Cemara di Jakarta, 20 Desember 2018. Film ini juga dibintangi oleh Zara JKT48, Widuri Puteri, Maudy Koesnaedi, Asri Welas serta Widi Mulia. TEMPO/Nurdiansah
Ringgo Agus bersama Nirina Zubir, Zara JKT48, dan Widuri, dalam konferensi film Keluarga Cemara di Jakarta, 20 Desember 2018. Film ini juga dibintangi oleh Zara JKT48, Widuri Puteri, Maudy Koesnaedi, Asri Welas serta Widi Mulia. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Film Keluarga Cemara tayang di bioskop mulai Kamis, 3 Januari 2019. Film ini berkisah tentang sebuah keluarga yang berusaha mempertahankan keharmonisan meski berbagai tantangan melanda.

Film Keluarga Cemara mencerminkan potret keseharian dalam rumah tangga, di mana orang tua menjadi contoh konkret bagi anak-anak mereka. Anak-anak pun belajar bagaimana sebuah keluarga saling menguatkan dan berhasil melalui tantangan kehidupan.

Dari film Keluarga Cemara, ada banyak nilai baik yang bisa kita petik, salah satunya adalah pengucapan tiga kata ajaib atau the magic words. Tiga kata ajaib itu adalah 'tolong', 'maaf', dan 'terima kasih'.

"Orang tua sebaiknya sering memberi tahu anak-anak tentang tiga kata ajaib ini," kata psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo saat dihubungi Tempo, Jumat 4 November 2019. Berikut tips agar anak-anak selalu ingat tiga kata ajaib tadi:

1. Beri contoh
Setiap waktu bersama anak, artinya ada kamera yang merekam semua perilaku dan perkataan orang tua. Contohkan kepada anak bagaimana menggunakan kata tolong, maaf, dan terima kasih ini kepada siapapun, termasuk ke asisten rumah tangga, sopir, dan satpam sekolah.

2. Tekankan pentingnya 3 kata ajaib
Mengucapkan 'tolong', 'terima kasih', dan 'maaf' adalah cara yang santun dan bisa meluluhkan hati orang lain. Sebab itu, anak sebaiknya tak segan mengucapkan kata-kata ini jika dia menginginkan sesuatu dari orang lain dengan cara yang benar.

3. Pengulangan
Orang tua jangan sampai bosan dan lelah untuk mengulang atau mengingatkan anak. "Tapi perlu diingat, jangan memaksakan jika anak belum mau mengucapkan tiga kata ajaib itu," kata Vera. Telusuri lagi mungkin ada sesuatu yang membuat mereka enggan melakukannya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT