Angkat Wisata Bawah Laut, di Ternate Menyelam Tak Jauh dari Kota
TEMPO.CO | 17/12/2018 16:36
Pemandangan bawah laut di Pantai Sulamadaha, Ternate, Maluku Utara, 10 Maret 2016. Pantai Sulamadaha merupakan salah satu tujuan wisata paling diminati di Ternate karena terkenal dengan kejernihan air lautnya.  ANTARA/Rosa Panggabean
Pemandangan bawah laut di Pantai Sulamadaha, Ternate, Maluku Utara, 10 Maret 2016. Pantai Sulamadaha merupakan salah satu tujuan wisata paling diminati di Ternate karena terkenal dengan kejernihan air lautnya. ANTARA/Rosa Panggabean

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara  akan memaksimalkan pengembangan wisata bawah laut, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah yang pada beberapa abad silam menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa ini.

"Kita berharap wisatawan tertarik berkunjung ke Ternate bukan karena hanya ingin melihat wisata peninggalan sejarah dan budaya, tetapi juga karena ingin menikmati wisata bawah laut," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ternate, Samin Marsaoly di Ternate, Sabtu (15/12).

Wisata peninggalan sejarah dan budaya di Ternate yang selama ini menjadi daya tarik bagi wisatawan, di antaranya benteng peninggalan bangsa-bangsa Eropa yang jumlahnya tujuh benteng dan peninggalan Kesultanan Ternate.

Menurut Samin Marsaoly, wisata bawah laut di Ternate memiliki keunggulan, karena selain menyugukan panorama yang indah, juga lokasinya berada di sekitar perairan Ternate yang mudah dijangkau dari pusat kota Ternate.

Wisata bawah laut di Taman Laut Nukila (TLN) misalnya, berada di pusat kota Ternate dan titik penyelamannya hanya berapa ratus meter dari bibir pantai, sehingga wisatawan bisa setiap saat menikmati wisata bawah laut di lokasi itu.

Untuk memaksimalkan pengembangan wisata bawah laut di Ternate, menurut Samin Marsaoly, Pemkot terus membangun berbagai infrastruktur penunjang, seperti ruang ganti dan ruang bilas serta dermaga apung di objek wisata tersebut.

Selain itu, Pemkot Ternate bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, sperti TNI AL dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi) melakukan konservasi terumbuh karang dalam bentuk transpalantasi terumbuh karang.

Baca Juga: Liburan Akhir Tahun, Ternate Punya Pilihan 8 Wisata Keren

Ia mengimbau kepada masyarakat di Ternate untuk ikut berperan dalam pengembangan wisata bawah laut di daerah ini, di antaranya dengan tidak membuang sampah di laut karena perbuatan itu bisa merusak kelesearian terumbuh karang dan lingkungan laut sekitarnya.

Keindahan wisata bawah laut di Ternate, sudah cukup dikenal dari dalam dan luar negeri, terbukti wisatawan dari berbagai negara yang datang ke Ternate menggunakan kapal pesiar beberapa waktu lalu, menyempatkan diri menyelam di sejumlah lokasi di Ternate.

ANTARA

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT