Tilik Cara Mudah Ajarkan Anak Menabung
TEMPO.CO | 02/11/2018 08:25
Siswa menunjukan celengan dalam kegiatan kemasyarakatan Citi Indonesia dengan tema "cerdas finansial sejak dini" di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02/04 Pagi, Condet, Jakarta, 10 November 2015. Acara tersebut untuk meningkatkan kesadaran menabung pada anak-an
Siswa menunjukan celengan dalam kegiatan kemasyarakatan Citi Indonesia dengan tema "cerdas finansial sejak dini" di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02/04 Pagi, Condet, Jakarta, 10 November 2015. Acara tersebut untuk meningkatkan kesadaran menabung pada anak-anak. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Mungkin Anda sedang melalui masa anak Anda kerap meminta sesuatu yang tak sengaja mereka lihat saat berada di toko. Berikut 6 tips mengajarkan anak Anda bijaksana dalam menggunakan uang.

Baca: Lama Menghilang, Ternyata Ini Kesibukan Tina Talisa Sekarang

1. Ajarkan Bagaimana Menabung Untuk Meraih Sesuatu

Dibandingkan memikirkan uang yang Anda miliki atau tidak Anda miliki saat ini, akan lebih baik jika Anda mengajarkan dia menabung. Caranya; Anda bisa mengenalkan sistem amplop kepada anak Anda. Anda bisa menstimulasi anak Anda dengan memberi riasan pada amplop-amplop tersebut. Ketika anak Anda sudah merasa nyaman menyimpan uang dalam amplop, Anda bisa mulai mengarahkan anak Anda menyusun setiap amplop beraneka macam untuk keperluan berbeda.

Misalnya, mana yang digunakan untuk menabung, mana untuk belanja hadiah. Ini bisa membantu menyadarkan anak Anda nilai dari uang dan mereka belajar menggunakannya dengan bijaksana. Anda juga bisa menggunakan matematika dasar menghitung uang. Ini penting juga membantu anak Anda nyaman dengan angka.

2. Ajarkan Mereka Cara Memperoleh Uang

Dibandingkan hanya belajar memegang uang, ajarkan juga kepada mereka memperoleh dan menggunakan uang. Tentu saja metode ini tidak dilakukan dengan membuat posisi Anda sebagai orangtua atau bank pribadi untuk mereka. Dengan demikian mereka akan lebih menghargai uang.

Caranya; Anda bisa memiliki beberapa pekerjaan rumah, Anda bisa menyuruh mereka membantu pekerjaan itu dan sebagai imbalan mereka akan mendapatkan uang. Pastikan anda juga konsisten dalam pemberian upah ini kepada mereka. Sehingga anak Anda bisa mengenal bagaimana uang bekerja dan bagaimana bujet keuangan dibuat. Tanyakan juga kepada mereka pemanfaatan pada uang tersebut.

<!--more-->

3. Menghabiskan Uang dengan Cerdas

Tunjukkan kepada anak Anda menggunakan uang bertujuan meningkatkan kualitas hidup.

Caranya; Anda bisa mengajarkan anak Anda berbelanja ke pasar. Disana Anda bisa memperkenalkan kepada anak Anda perbedaan beberapa produk makanan, mana yang ideal dan sesuai dengan bujet dan sesuai kebutuhan gizi keluarga.

4. Membedakan Antara Keinginan dan Kebutuhan

Ini adalah pelajaran terpenting untuk anak Anda yakni memahami perbedaan kebutuhan dengan keinginan sehingga mereka perlu menyusun keputusan mana yang sesuai jumlah uang mereka.

Caranya; Ketika anak Anda bertanya apa yang akan dibeli selanjutnya saat berbelanja tanyakan kepada mereka mana yang mereka butuhkan dan mana yang mereka inginkan? Ini adalah hal yang mudah dilakukan tanpa membuat mereka merasa tertekan.

5. Ajarkan Cara Berbagi

Salah satu kebijaksanaan dalam memiliki uang adalah belajar membagikannya kepada orang lain. Anda perlu mengajarkan bahwa memberikan sumbangan uang bisa memberikan perubahan besar pada dunia.

Caranya; buatlah tabungan atau celengan dirumah yang fungsinya untuk donasi kepada orang yang membutuhkan. Ide lain misalnya dengan menabungkan uang untuk memberi hadiah kepada seseorang. Tanyakan juga kepada anak Anda apakah mereka ingin menjadi relawan atau membuat hadiah dibandingkan menghabiskan uang.

6. Membeli Sesuatu dengan Tanggungjawab

Ajarkanlah anak Anda dalam meminjam uang harus bertindak penuh tanggungjawab. Caranya; Anda bisa menawarkan kepada anak Anda pinjaman untuk membeli sepeda atau komputer jika mereka ingin belajar membeli setengah dari harga dengan tabungannya. Duduklah bersama mereka dan lakukan sedikit kajian tentang pembelian itu, apalagi jika ditemukan ada diskon. Sehingga anak Anda bisa memahami pinjaman, bunga, dan peluang dana.

Jika Anda merasa nyaman dengan metode itu Anda juga bisa terbuka kepada anak Anda tentang kondisi keuangan Anda selama proses peminjaman.

Baca: Cegah Diabetes Anak dengan Prinsip 5201, Artinya

Mengajarkan anak Anda peduli pada uang memang cukup sulit. Namun dengan tujuan yang tepat, maka anak Anda pada usia sedini mungkin bisa mengelola keuangan mereka dan menjadi lebih baik ketika dewasa.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT