Aurel Hermansyah Dimarahi Ibu, Tips Ayah Hadapi Anak Perempuan
TEMPO.CO | 27/10/2018 10:20
Pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty membagikan kekompakan mereka dengan foto keluarga mengenakan busana seragam bermotif polkadot. Tahun ini, mereka memilih merayakan Lebaran di kampung halaman, Malang, Jawa Timur. Instagram.com
Pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty membagikan kekompakan mereka dengan foto keluarga mengenakan busana seragam bermotif polkadot. Tahun ini, mereka memilih merayakan Lebaran di kampung halaman, Malang, Jawa Timur. Instagram.com

TEMPO.CO, JakartaAurel Hermansyah mengungkapkan dirinya pernah dimarahi Ashanty hingga menangis karena tak mendapat izin keluar rumah saat ingin pergi dugem bersama teman-temannya. "Jadi waktu itu aku di situ lagi mau izin mau pergi, terus enggak boleh. Iya mau dugem, terus bunda bilang 'udah lah kak' maksudnya itu juga mungkin bunda lagi feeling yang enggak enak 'udah enggak usah pergi, di rumah aja'," kata Aurel Hermansyah di Kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis, 25 Oktober 2018.

Baca: Jadi Orang Tua Tegas, Intip Gaya Ashanty kepada Aurel Hermansyah

Semakin Aurel merengek seperti anak kecil, Ashanty semakin tegas melarang putrinya pergi. "Nangis-nangis sampai kayak orang kesurupan. Makin sama gue makin enggak ada. 'Masuk kamar!' Padahal udah dandan cantik, temen-temennya udah nunggu di luar," kata Ashanty.

Bukan maksud hati Ashanty mengekang Aurel di saat usia putrinya sudah beranjak dewasa. Hanya saja ketika itu Ashanty merasakan firasat yang kurang baik. "Takutnya anak kita kena imbasnya. Jadi kita selalu bilang, 'kak kalau feeling kita enggak enak, jangan dipaksa' entah kenapa nanti jadi apa," kata Ashanty.

Para orangtua pasti pernah mengalami situasi seperti yang dialami oleh Ashanty dengan Aurel. Menghadapi anak yang beranjak dewasa memang bukan perkara mudah. Saat anak masih kecil, ia masih mau mendengarkan dan menuruti perkataan orangtua. Namun, setelah beranjak dewasa, anak sudah mulai merasa bisa mengurus dirinya sendiri sehingga ia sesekali mengabaikan nasihat orangtua.

Situasi semakin sulit bagi ayah yang harus menghadapi anak perempuannya yang beranjak remaja. Salah satunya karena ayah, sebagai pria, tidak tahu persis apa yang terjadi dalam pikiran, hati, dan tubuh anak perempuannya.

Agar para ayah dapat berkomunikasi secara baik dengan anak perempuannya yang beranjak remaja, berikut tips yang dapat diikuti:

1. Jujurlah tentang pengalaman Anda
Kesuksesan yang pernah Anda raih dan kesalahan yang pernah Anda lakukan adalah informasi berharga untuk anak perempuan Anda, karena mereka dapat belajar dari pengalaman itu. Ketimbang menasehatinya ini-itu, sebaiknya ceritakan pengalaman Anda dalam menghadapi sebuah situasi. Anak akan lebih bisa menerimanya karena ia tak merasa dikekang dan diperintah.

2. Jangan taruh harapan Anda pada anak
Sebagai orangtua, wajar jika Anda memiliki harapan tertentu untuk anak yang Anda pikir adalah yang terbaik untuknya. Tapi Anda harus ingat, meski anak merupakan bagian dari diri Anda, ia tetap seorang individu yang lain yang punya harapan dan keinginannya sendiri. Di sini Anda harus bijak. Cobalah menempatkan diri Anda di posisi anak. Adalah hal yang kejam untuk mendorong seorang anak agar hidup dalam harapan dan impian orangtua mereka. Kuncinya adalah mendukung dengan mendorong impian mereka, sambil tetap mengasuh mereka menuju kesuksesan.

3. Dengarkan mereka
Betapa pentingnya bagi setiap anak, terutama gadis remaja, bahwa mereka didengarkan oleh orangtuanya. Kedengarannya mudah. Pernahkah Anda benar-benar mendengarkan cerita sehari-hari anak gadis remaja Anda? Mereka sedang mengalami perubahan besar secara mental dan fisik dan berada di bawah tekanan luar biasa karena harapan di rumah, di sekolah, dan dari teman-temannya. Mereka perlu mencurhkan hati. Mereka perlu didengarkan oleh orang yang selalu siap menghibur dan mendukung mereka. Mereka tidak menginginkan solusi. Mereka hanya ingin didengarkan.

4. Pahami anak gadis Anda
Sebagai seorang pria, Anda mungkin tidak tahu persis dengan apa yang terjadi dalam pikiran, hati, dan tubuh anak perempuan Anda. Pelajari apa yang dia alami dan mengapa, sehingga Anda akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk memahaminya dan terhubung dengannya.

5. Tunjukkan cinta
Biarkan putri Anda tahu bahwa Anda mencintainya dengan terus mengekspresikan rasa sayang Anda, misalnya dengan pelukan, menepuk halus pundak atau punggungnya, atau mencium dahinya. Ya, dia tumbuh besar dan beranjak dewasa, tetapi dia masih ingin tahu bahwa Anda menyayanginya.

Baca: Aurel Hermansyah Tambah Percaya Diri Setelah Rambutnya Diwarnai

6. Hormati kaum wanita
Tunjukkan rasa hormat pada ibu, istri, juga wanita lainnya. Ketika Anda menghormati ibunya dan juga wanita lain, Anda telah menunjukkan kepada putri Anda bahwa ia juga layak dihargai.

TABLOIDBINTANG | ALLPRODAD | CHILDDEVELOPMENTINFO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT