Burung Endemik Maluku Diterbangkan Dari Pekanbaru
DARILAUT.ID | 16/03/2022 13:48
Burung Endemik Maluku Diterbangkan Dari Pekanbaru
Petugas memperlihatkan kondisi burung Kakatua Jambul Kuning, yang berada di dalam kandang. Warga secara sukarela menyerahkan burung Kakatua, kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam untuk dilepas ke alam liar. Jakarta, 11 Mei 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

Darilaut – Empat spesies burung endemik Kepulauan Maluku diterbangkan dari Pekanbaru untuk dikembalikan ke habitatnya.

Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA) Riau mengirimkan 10 ekor burung endemik tersebut pada Minggu (13/3).

Penyerahan secara resmi dari BBKSDA Riau ke Balai KSDA Maluku akan dilakukan bertepatan dengan peresmian pembukaan Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku. Kegiatan ini akan berlangsung pada Kamis, 17 Maret 2022 di Maluku.

Burung endemik Maluku tersebut masing-masing: 2 ekor Nuri bayan (Eclectus roratus), 1 ekor Kakatua koki (Cacatua galerita), 1 ekor Kakatua jambul oranye (Cacatua moluccensis), 3 ekor Kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea).

Burung-burung tersebut serahan masyarakat melalui Kepolisian Daerah Riau. Kemudian 3 ekor Kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea) merupakan sitaan Polres Indragiri Hilir.

Sebelum dikembalikan ke habitat asli, beberapa burung tersebut dititipkan pada Lembaga Konservasi Kasang Kulim, Kampar dan beberapa lainnya di kandang transit satwa Balai Besar KSDA Riau.

darilaut.id


BERITA TERKAIT