Peringatan Gelombang Tinggi di Sangihe dan Talaud Dampak Siklon Tropis Rai
DARILAUT.ID | 17/12/2021 09:20
Peringatan Gelombang Tinggi di Sangihe dan Talaud Dampak Siklon Tropis Rai
Seorang pria mengabadikan gelombang tinggi di kawasan Pantai Padang Galak, Denpasar, Bali, Rabu, 25 Juli 2018. Dampak gelombang tinggi di Bali ini juga berimbas pada pelarangan aktivitas kapal cepat melalui Pantai Sanur dan Pelabuhan Padangbai. ANTARA

Darilaut – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada Kamis (16/12) dan Jumat (17/12).

Saat ini terdapat Siklon Tropis “Rai” 975 hPa di Samudra Pasifik timur Filipina. Siklon tropis ini berdampak tidak langsung terhadap ketinggian gelombang di Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud, dan perairan utara Kepulauan Halmahera.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Pulau Simeulue hingga Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Anambas, dan perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud.

Tinggi gelombang 1,25 – 2,5 m berpeluang terjadi di:

Selat Malaka bagian tengah, perairan utara Sabang, perairan timur pulau Simeulue, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sumba – Pulau Sawu, Laut Sawu, perairan Kupang – Pulau Rotte, Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur, perairan kepulauan Natuna, Laut Natuna, perairan Timur Bintan, Laut Sulawesi bagian tengah, perairan utara Sulawesi, perairan Bitung – Sitaro, Laut Maluku bagian Selatan, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan utara Banggai, perairan barat dan Timur Kepulauan Halmahera, perairan utara Sorong, perairan Jayapura – Sarmi.

Tinggi Gelombang 2,5 – 4 meter berpeluang terjadi di:

Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Nias, perairan pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Pulau Jawa hingga pulau Sumbawa, Selat Bali – Lombok, Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Laut Natuna Utara, perairan utara Kepulauan Anambas, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian Utara, perairan utara Kepulauan Halamhera, Laut Halmahera, perairan utara Manokwari hingga Biak, Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

darilaut.id


BERITA TERKAIT