Karangsambung Kawasan Geologi Paling Unik di Asia Tenggara
DARILAUT.ID | 31/10/2021 13:25
Karangsambung Kawasan Geologi Paling Unik di Asia Tenggara
Bentang Alam Seblat dalam Ancaman Tambang Batu Bara

Darilaut – Wilayah Karangsambung memiliki aspek strategis sebagai kawasan geologi paling unik di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.
Bermacam jenis batuan berbagai usia dapat dijumpai di kawasan yang berada di Kebumen, Jawa Tengah tersebut.

Dengan areal yang tidak terlalu luas, wilayah Karangsambung dapat disebut juga sebagai ‘Miniatur Geologi Indonesia’.

Kondisi inilah yang kemudian membuat kawasan Karangsambung menjadi sangat strategis, baik sebagai tempat pelatihan, penelitian, maupun sebagai pusat informasi ilmu kebumian.

Pembangunan fasilitas kawasan geodiversitas Indonesia di Karangsambung merupakan salah satu upaya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam menyediakan fasilitas laboratorium serta sarana kegiatan pengembangan teknologi yang terkait dengan ilmu kebumian sehingga dapat menjadi pusat geodiversitas di Indonesia.

“Banyak hal yang akan kita lakukan secepat mungkin, salah satunya adalah kawasan geodiversitas ini. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan kawasan ini dengan baik sehingga dapat menjadi center of excellence. Tidak hanya sekedar revitalisasi namun juga memperkuat kawasan geodiversitas ini menjadi rujukan bagi mahasiswa dan periset geologi baik nasional maupun internasional,” ujar Kepala BRIN Laksana Tri Handoko.

Handoko melakukan kunjungan kerja ke Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) di Karangsambung, Kebumen, Kamis (28/10) untuk meninjau pembangunan fasilitas kawasan geodiversitas Indonesia di lokasi tersebut.

Nantinya kawasan geodiversitas Indonesia akan memiliki 3 gedung utama yaitu Gedung Geodiversitas (3 lantai) seluas 4.989 m2, Gedung Geokonservasi (2 lantai) seluas 3.728 m2, dan Gedung Dormitori (4 lantai) seluas 4.094 m2.

Pembangunan sendiri sudah dilaksanakan sejak Mei 2021 dan direncanakan akan rampung pada Juni 2022. Tidak hanya gedung, kawasan geodiversitas Indonesia juga memiliki Kebun (Raya Mini) Edukasi Kebumian seluas 22.126 m2.

darilaut.id