Titik Panas Bermunculan di Kotim
BORNEONEWS.CO.ID | 27/01/2022 19:15
Titik Panas Bermunculan di Kotim
Hutan yang dibakar di luar kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 1 November 2015. Kebakaran hutan ini menyebabkan asap yang mengganggu penerbangan karena jarak pandang pilot terhalang. Ulet Ifansasti/Getty Images

BORNEONEWS, Sampit - Titik panas yang diduga merupakan kebakaran hutan dan lahan bermunculan di Kotawaringin Timur. Satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, mendeteksi sebanyak 5 titik panas.

"Ada 5 titik panas di Kotawaringin Timur, pada Rabu, 26 Januari 2022," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya, Kamis, 27 Januari 2022.

Kelima titik panas tersebut terdeteksi di Kecamatan Teluk Sampit. Dengan nilai tingkat kepercayaan 8 atau menengah.

"Ada indikasi titik panas ini sebagai kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Dalam beberapa hari terakhir Kotawaringin Timur menjadi salah wilayah di Kalimantan Tengah yang rawan terjadi kebakaran. Sebab rendahnya pertumbuhan awan hujan di wilayah itu. 

Saat ini sebagian besar wilayah Kotawaringin Timur, berstatus mudah terbakar. Sebagian wilayah bahkan berstatus sangat mudah terbakar khususnya di wilayah Selatan kabupaten itu.  

Kondisi ini masih rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Dua hari lalu bahkan sejumlah kebakaran lahan telah terjadi Kotim wilayah tengah, yakni di Jalan Pelita Barat, Jalan MT Haryono Barat, dan Jalan Bumi Raya (kawasan Lingkar Kota Utara).

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT