BKSDA Sebut Beruang Berkeliaran di Lingkar Kota Sampit Kalteng
BORNEONEWS.CO.ID | 17/07/2021 15:21
BKSDA Sebut Beruang Berkeliaran di Lingkar Kota Sampit Kalteng

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyebutkan bahwa beruang yang berkeliaran di Jalan Lingkar Kota Utara Sampit lebih besar dari yang menampakkan diri di Perumahan Wengga Metropolitan, yang terjadi baru-baru ini. 

"Beruang di sini keliaran sendiri. Ada 2 ekor berkelompok lebih besar dari ini," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Rabu, 14 Juli 2021. 

Muriansyah mengingatkan warga sekitar lokasi kemunculan beruang agar selalu berhati-hati. Beruang semakin berani mendekati permukiman warga. Ini rawan menimbulkan konflik antara beruang dengan manusia. 

"Jangan membuang sampah sembarangan, beruang-beruang ini tertarik dengan sampah dan mencari makan dari situ," kata Muriansyah. 

Sementara itu, petugas BKSDA berupaya mengamankan beruang-beruang tersebut dengan memasang perangkap. Tapi satwa dilindungi ini terlalu cerdik. Sehingga, petugas belum berhasil menangkapnya.  

Seperti diketahui, beruang mendekati permukiman warga terjadi di Perumahan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Warga memergoki seekor beruang besar sedang memakan sampah di belakang rumah.

Kemunculan beruang mendekati permukiman warga ini, tak hanya kali ini terjadi. Di sejumlah lokasi beruang kerap muncul seperti di Jalan Lingkar Kota Utara dan Jalan Samekto. Beruang kerap muncul dan merusak kebun warga. 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT