Lumba-lumba Putih yang Terperangkap di Sungai Kualuh Dievakuasi ke Laut
MEDANHEADLINES.COM | 04/02/2019 16:48
Lumba-lumba Putih yang Terperangkap di Sungai Kualuh Dievakuasi ke Laut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim gabungan BBKSDA dan warga akhirnya berhasil mengevakuasi
seekor lumba-lumba yang terperangkap di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan BBKSDA.

Sebelumnya, seekor lumba- lumba lainnya ditemukan mati oleh warga pada Rabu (30/1/2019) kemarin.

“Alhamdulillah, satu ekor lumba-lumba yang masih hidup di Sungai Kualuh berhasil dievakuasi petugas BBKSDA dan masyarakat jam 5 sore semalam,” kata Kepala Desa Kuala Beringin, Edi Mansur Pane, Jumat (1/2).

Edi menjelaskan bahwa saat dilakukan evakuasi, petugas BBKSDA dibantu masyarakat mengunakan kapal boat untuk menjaringnya.

BACA JUGA: Poldasu Amankan 534 Pelaku Narkoba Sepanjang Januari 2019

“Petugas dan masyarakat menggunakan boat saat evakuasi. Sempat ada kendala. Tapi tidak mengganggu proses evakuasi,” jelasnya.

Kepala BBKSDA Provinsi Sumatera Utara, Hotmauli Sianturi mengatakan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)‎ Sumatera Utara menemukan luka diatas punggung lumba-lumba tersebut.

“Saat dievakuasi petugas BBKSDA dan masyarakat. Petugas menemukan adanya luka dibagian atas punggung lumba-lumba itu,” katanya.

Hotmauli menjelaskan bahwa petugas langsung memberikan pengobatan terhadap luka yang diderita lumba-lumba tersebut dan selanjutnya petugas langsung mengevakuasi hewan cerdas tersebut.

“Saat ada luka di punggungnya, petugas langsung mengobati da langsung merilisnya ke laut,” jelasnya.

Diketahui bahwa penempakan dua ekor lumba-lumba putih di Sungai Kualuh di Dusun Ramean II, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) terlihat pada Minggu (27/1) kemarin siang.

BACA JUGA: Medan Dapat Kota Terkotor, Pegiat Lingkungan Hidup Ajak Semua Stakeholder Berbenah

Penampakan itu pun diabadikan warga  dengan kamera video telepon genggam yang kemudian viral diberbagai media sosial

Kemudian, pada Rabu (30/1) malam sekitar pukul 18.00 WIB, warga melihat satu ekor lumba-lumba mengapung dan setelah dilihat ternyata lumba-lumba tersebut telah mati. Sementara, satu ekor lumba-lumba berhasil dievakuasi petugas BBKSDA dan warga, kemudian mengevakuasinya ke laut. (mtc/fae)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT