Museum Siwalima Ambon Kini Miliki Patung Martha Christina
TERASMALUKU.COM | 09/11/2021 15:14
Museum Siwalima Ambon Kini Miliki Patung Martha Christina
Pemandangan salah satu objek wisata di kota Ambon yang terkenal dengan daratan atau tebing yang menjorok ke laut dan bolong di tengah, layaknya sebuah pintu gerbang di Pantai Pintu Kota, Ambon, Maluku (13/3). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Memperingati hari pahlawan nasional, 10 November, Museum Siwalima Maluku melakukan penandatanganan prasasti patung pahlawan perempuan, Martha Christina Tiahahu, Senin (8/11/2021).

Patung pahlawan nasional perempuan asal Maluku ini diserahkan oleh masyarakat Negeri Abubu ke Museum Siwalima di kawasan Taman Makmur, Air Salobar Kota Ambon.

“Patung Martha Christina Tiahahu sekarang telah menjadi koleksi museum Siwalima,” kata Kepala Museum Siwalima Maluku, Jean Ester Saiya.

Dia mengatakan, patung ini awalnya berada di Abubu, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah yang merupakan negeri asal Christina. Namun patung ini diberikan oleh masyarakat Abubu ke museum pada 2018.

“Patung Martha Christina Tiahahu ini diberikan oleh masyarakat langsung karena sudah ada patung yang baru,” katanya.

Jean mengaku patung sudah diserahkan sejak 2018, namun baru bisa diresmikan pada Senin (8/11/2021) karena tidak ada anggaran untuk memancang patung tersebut.

“Kita baru bisa bangun sekarang karena baru ada anggaran sejak 2018 lalu,” katanya.

Martha Christina Tiahahu merupakan gadis kelahiran Abubu yang lahir sejak 1.800 tahun silam.

Martha mengangkat senjata melawan penjajah pada umur 17 tahun. Martha tercatat sebagai pejuang Kemerdekaan RI yang unik karena masih remaja saat turun melawan penjajah.

Martah menemui ajalnya dengan penghormatan militer dan jasadnya diluncurkan di laut Banda, tepatnya di antara Pulau Buru dan Manipa pada 2 Januari 1818.

terasmaluku.com


BERITA TERKAIT