Kulonprogo Kembangkan Padi Inpari IR Nutri Zinc
KRJOGJA.COM | 11/04/2021 19:51
Kulonprogo Kembangkan Padi Inpari IR Nutri Zinc
Kementan Terus Kawal Masa Panen Padi di Semua Wilayah Indonesia | Foto: dok. Kementan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Komisi IV DPR RI akan mendukung semua kebijakan khususnya mitra kerja mereka melalui Kementerian Pertanian guna mewujudkan program–program yang pro terhadap para petani.

“Kita ingin para petani bisa langsung mendapat manfaat dari program-program kementerian,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, G Budisatrio Djiwandono saat bersama rombongan Komisi IV DPR RI dan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI kunjungan kerja (kunker) panen perdana padi Inpari IR Nutri Zinc di lokasi cetak sawah baru milik Kelompok Tani Bina Mandiri Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Sabtu (10/4).

Dia menjelaskan Kunker merupakan bagian tugas wakil rakyat. “Kedatangan kami juga untuk menyampaikan apresiasi langsung pada para petani. Dengan lahan cetak sawah baru dapat menghasilkan padi sekitar 7,1 ton perhektare, ini contoh yang baik bagi provinsi lain,” tegasnya.

Dengan kunker pihaknya melihat langsung hasil karya pemerintah kabupaten, kelompok tani dan Kementerian Pertanian. Selain menyampaikan apresiasi, para anggota Komisi IV DPR RI juga ingin mendengarkan aspirasi langsung dari petani, Dinas Pertanian dan kelompok tani.

Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo mengatakan, sebagai upaya peningkatan produksi padi di kabupaten ini maka selain mencetak sawah baru juga pengenalan tehnologi dan berbagai varietas unggul baru. Salah satu varietas yang mulai dikembangkan di Kulonprogo adalah varietas Inpari IR Nutri Zinc.

Selanjutnya pengembangan sarana prasarana pertanian, baik berupa pembangunan jalan usaha tani, jaringan irigasi tersier, pembangunan dam parit, pembangunan jaringan irigasi tanah dangkal dan pompa (sumur pantek) maupun pemenuhan kebutuhan alat mesin pertanian baik untuk kegiatan budidaya maupun pascapanen dan pengolahan hasil.

Pada 2020, padi Nutri Zinc sudah dikembangkan seluas 200 ha dan telah disalurkan melalui program sembako pada Keluarga Penerima Manfaat sebanyak 7,78 ton. Pada 2021 dikembangkan lagi seluas 600 ha.

Pertanian merupakan sektor andalan dalam pembangunan di Kulonprogo. Berbagai upaya telah dilakukan untuk peningkatan produksi padi, antara lain cetak sawah baru. Ini program unggulan untuk peningkatan produksi sekaligus mengganti lahan sawah yang beralih fungsi.

“Kami buktikan cetak sawah baru yang ditanami padi hasilnya bagus. Sampai 2020 sudah berhasil dicetak sawah baru seluas 205 ha, pada 2021 akan dilaksanakan cetak sawah lagi seluas 50 ha dibarengi membuat saluran irigasi,” tegasnya.

Dirjen Tanaman Pangan Dr Ir Suwandi MSi menjelaskan, padi Inpari Nutri Zinc memiliki kandungan tinggi Zinc untuk mengatasi stunting.

krjogja.com


BERITA TERKAIT