SMK Sulteng Dapat Anggaran Rp 131 Miliar, Disdikbud Sulteng Bakal ‘Ubah Wajah’ SMK di 2021
SULTENGRAYA.COM | 09/04/2021 22:01
SMK Sulteng Dapat Anggaran Rp 131 Miliar, Disdikbud Sulteng Bakal ‘Ubah Wajah’ SMK di 2021
Ilustrasi belajar online. Shutterstock.com

SULTENG RAYA- SMK di Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapatkan bantuan anggaran untuk pembangunan Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) sejumlah Rp 131 Miliar yang akan diintervensikan kepada 40 SMK di Sulteng, dengan mekanisme yang berbeda.

Melalui itu, Kabid Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Dr Hj Hatijah Yahya MSi, mengatakan rencananya melalui dana itu akan merubah wajah SMK di Kota Palu menjadi wadah promosi, dan menyesuaikan dengan industri.

Katanya, di tahun 2021 ini akan ada beberapa SMK di Kota Palu kami akan berubah perwajahannya. “Tahun 2021 SMK mendapat anggaran 131 miliar rupiah, untuk memberikan intervensi sebanyak 40 SMK yang berada di Sulteng dengan mekanisme yang berbeda, sehingga Insya Allah 2021 akan ada beberapa SMK di Kota Palu kami akan rubah perwajahannya,” kata Kabid saat menyampaikan sambutannya pada peresmian RPS Lima SMK di Palu dan Sigi yang di pusatkan di SMKN 1 Palu, Kamis (8/4/2021).


Sehubungan dengan itu, kata dia, pihaknya sudah melakukan eksplor terhadap pradesain pembangunan sekolah-sekolah SMK di Sulteng, sehingga SMK di Sigi, Banggai, Banggai kepulauan, dan Morowali bahkan Kota Palu yang tidak tersentuh rehabilitasi akan segera mendapatkan rehabilitasi, sehingga nantinya akan terlihat perubahannya.

“Pendidikan vokasi berbeda dengan Dirjen, tidak lagi berbaur, sehingga konsep pelaksanaan dari pendidikan vokasi adalah pendekatan dengan industri-industri yang ada, sehingga bangunan-bangunan yang ada, menyerupai industri yang ada di luar, sehingga tidak akan lagi di desain sederhana, karena memang untuk pendekatan industri,” katanya

Dengan demikian kata dia, hal itu mampu mengubah “Wajah SMK” yang sederhana menjadi SMK yang unggul. “Sehingga nanti akan menjadi wadah untuk berpromosi, memang tidak bisa secara keseluruhan, tetapi kami tidak bisa semuanya SMK yang ada, tetapi hanya SMK-SMK yang prioritas, yang punya tujuan menjadi embrio media media lain untuk berpromosi.

 sultengraya.com


BERITA TERKAIT