Lubang Raksasa di Sukabumi Berpotensi Amblas Susulan, Warga Diminta Ronda 24 Jam
SUKABUMIUPDATE.COM | 29/04/2019 08:20
Lubang Raksasa di Sukabumi Berpotensi Amblas Susulan, Warga Diminta Ronda 24 Jam
Lubang misterius kembali muncul di Kampung Legoknyenang RT 05/RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (28/4/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebut lubang besar yang kembali terbentuk di area pesawahan warga Kampung Legoknyenang RT 05/ 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, disebabkan adanya pelebaran pengikisan tanah akibat hujan deras.

BACA JUGA: Lagi, Kemunculan Lubang Berukuran Besar Hebohkan Warga Kadudampit Sukabumi

Kasi Kedaruratan dan logistik, BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widyaman, menjelaskan, di lokasi amblasnya tanah atau longsor di area pesawahan tersebut, berpotensi terjadi amblas susulan yang mengancam sekitaran area lainnya di dekat lubang besar tersebut.

"Mengancam jalan setapak amblas juga," ucapnya kepada sukabumiupdate.com, Minggu (28/4/2019).

Kondisi terkini di lokasi lubang besar itu, menurutnya sudah bisa dikendalikan oleh adanya kerjasama relawan, tagana, perangkat desa, tenaga medis, kader posyandu, kader PKK, pemuda, TNI, Polri, Koramil dan Polsek yang siaga 1X24 jam.

"Kita sudah melatih semua komponen, daerah tersebut merupakan Kampung Siaga Bencana. Jadi, masyarakat sudah terlatih tanggap bencana dan antisipasi pengurangan resiko bencana PRB," ujarnya.

BACA JUGA: Kapolsek Sebut, Lubang Besar di Kadudampit Alamiah Karena Hujan dan Longsor

Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar selalu siaga dan waspada. Masyarkat harus dapat mengatur piket di siang hari dan ronda malam hari, agar 1x24 jam selalu terpantau, selain itu agar mudah untuk di kendalikan oleh RT, RW, Kadus, Kades, Babinsa dan Babinmas.

"Sebagai upaya pencegahan, kami akan memindahkan (evakuasi, red) warga di dekat lokasi lubang besar tersebut ke rumah-rumah saudara atau keluarga lainnya," pungkasnya.


BERITA TERKAIT