Kasus Covid-19 pada Mei Diprediksi Naik, Indonesia Posisi 4 di Asia
TEMPO.CO | 03/05/2021 09:31
Seorang tenaga kesehatan mengambil sampel hidung untuk tes Covid-19 swab antigen dari seorang wanita sebagai syarat sebelum menaiki kereta guna melakukan perjalanan mudik di stasiun kereta Pasar Senen, Jakarta, pada 1 Mei 2021. Jumlah kematian bertambah 1
Seorang tenaga kesehatan mengambil sampel hidung untuk tes Covid-19 swab antigen dari seorang wanita sebagai syarat sebelum menaiki kereta guna melakukan perjalanan mudik di stasiun kereta Pasar Senen, Jakarta, pada 1 Mei 2021. Jumlah kematian bertambah 131 menjadi 45.652, menurut Kementerian Kesehatan pada Sabtu kemarin. Xinhua/Agung Kuncahya B

TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah kasus aktif Covid-19 kini meningkat lagi terhitung pada periode 25 April-1 Mei 2021. Angka kasusnya tercatat 100.250 orang pada periode itu, atau naik dari pekan sebelumnya, yaitu 18-24 April, yang berjumlah 99.970 orang.

“Kita harus berhati-hati,” kata statistikawan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Yuyun Hidayat, Senin, 3 Mei 2021.

Sebelumnya sejak medio Februari 2021 jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia secara data mingguan terus menurun. Yuyun memprediksi pada pekan ini atau periode 2-8 Mei angka kasus aktif Covid-19 berkisar antara 79.446–127.951.

Adapun pada pekan selanjutnya atau 9-15 Mei, jumlah kasus Covid-19 antara 58.331–132.491 orang. Sumber bahan prediksinya berasal dari data resmi keluaran pemerintah. Kini total kasus di Indonesia berjumlah 1.672.880 orang.

Dari total kasus itu Indonesia berada di posisi keempat di antara negara-negara Asia. India masih teratas dengan jumlah akumulasi kasus sebanyak 19.557.457 kasus. Peringkat kedua Turki dengan 4.849.408 orang, ketiga  Iran dengan jumlah 2.516.157 orang.

Total kasus Covid-19 pada periode 2-8 Mei 2021, menurut Yuyun, berkisar antara 1.696.521 hingga 1.721.980. Sementara pada periode pekan selanjutnya per 9–15 Mei berjumlah antara 1.720.106 hingga 1.770.965 orang.

Sebelumnya diberitakan, juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan ada indikasi kenaikan kasus dalam sepekan terakhir. Pemerintah meminta warga terus mematuhi dan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

ANWAR SISWADI

Baca:
Roket 21 Ton Cina Bakal Jatuh ke Bumi dengan Tidak Terkendali


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT