Kuota UTBK SBMPTN di 4 Kampus Akhirnya Ditambah, Ini Kata Panitia
TEMPO.CO | 31/03/2021 06:43
Laman pendaftaran UTBK SBMPTN 2019.
Laman pendaftaran UTBK SBMPTN 2019.

TEMPO.CO, Bandung - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menambah daya tampung peserta Ujian Tulis Berbasis Kompetensi (UTBK). Lokasinya di empat perguruan tinggi negeri, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman, serta Institut Pertanian Bogor.

Pengumuman penambahan kuota peserta ujian itu telah disampaikan panitia di laman resminya dan media sosial sejak Senin, 29 Maret 2021. Waktu penambahan ini diberlakukan menjelang penutupan pendaftaran pada 1 April 2021, besok.

Sebelumnya panitia mengabarkan kapasitas sejumlah lokasi ujian atau pusat UTBK sudah penuh. Tanpa menyebutkan lokasi mana saja yang sudah penuh, pendaftar diminta mendaftar ke lokasi lain yang dekat dari rumah tinggal masing-masing.

Hingga dua hari menjelang penutupan atau Selasa, 30 Maret 2021 pukul 09.00 WIB, jumlah peserta UTBK SBMPTN yang mendaftar 687.723 orang. Sebagian peserta mengungkapkan kekecewaannya di kolom komentar akun media sosial LTMPT.

Mereka menyayangkan keputusan penambahan kuota itu yang dinilai terlambat. “Giliran udah kelempar di Bandung, baru buka lagi Jakarta-Bogor,” kata Sovia.

Beberapa peserta lain juga mengaku terlempar jauh lokasi ujian dari tempat tinggalnya. Ada peserta yang tinggal di Depok, Bogor, atau Bekasi di Jawa Barat tapi harus ujian di Serang, Banten. Pendaftar lain dari Jakarta bakal ujian di Yogyakarta. 

Ketua LTMPT M. Nasih beralasan jumlah calon peserta yang berdomisili di Jakarta sangat banyak. Pusat UTBK seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta diperkirakan tidak mungkin menampung seluruh pendaftar yang berdomisili di Jakarta.

Baca juga:
Alasan ITB Hanya Berikan Jalur SBMPTN Bagi Alumni SMK

Adapun tambahan kuota di pusat UTBK Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta juga tidak bisa terlalu banyak. “Hanya beberapa ratus plus tambah 2 hari atau 4 sesi,” katanya Selasa, 30 Maret 2021. Karena itu menurutnya peserta yang sudah memilih lokasi ujian di luar Jakarta tidak perlu berpindah tempat.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT