Dua Robot Sterilisasi Buatan LIPI Siap Kerja di Rumah Sakit
TEMPO.CO | 05/02/2021 11:45
Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR) buatan tim peneliti LIPI dab Telkom University Bandung untuk disinfektan virus Corona (COVID-19) dengan lampu UVC. (Foto.Dok.Tim Riset)
Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR) buatan tim peneliti LIPI dab Telkom University Bandung untuk disinfektan virus Corona (COVID-19) dengan lampu UVC. (Foto.Dok.Tim Riset)

TEMPO.CO, Bandung - Tim peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bandung membuat dua jenis robot untuk sterilisasi ruangan. Keduanya, Robot Otonom Multiguna 20 (ROM20) dan Simple-Smart UV-C Sanitizer (Si-SUSan), bisa dikendalikan dari jarak jauh untuk membersihkan ruangan dari berbagai virus penyebab penyakit termasuk Covid-19.

Hendri Maja Saputra dari Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI menerangkan, Robot Otonom Multiguna 20 (ROM20) merupakan alat sterilisasi yang dilengkapi dengan tiga subsistem multiguna yang bersifat modular. Pembagiannya yaitu subsistem lampu ultraviolet tipe C (UV-C), subsistem penyemprot disinfektan, dan subsistem panel penghangat makanan.

Pada pengoperasiannya, ROM20 dapat dikendalikan secara nirkabel (wireless remote) dan modul bluetooth smartphone. “Dengan jarak kendali hingga 23 meter,” katanya lewat siaran pers dari LIPI, Kamis 4 Februari 2021.

ROM20 dilengkapi roda yang bisa bergerak ke banyak arah. Berkemampuan menghindari rintangan, robot itu sanggup mengikuti garis lajur arah yang telah ditentukan.

Sedangkan robot Si-SUSan adalah perangkat sterilisasi ruang portable yang menggunakan sinar UV-C yang dikendalikan secara cerdas untuk sterilisasi virus Covid-19. Si-SUSan dioperasikan menggunakan aplikasi berbasis Android.

LIPI memberikan kedua robot itu ke Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu 3 Februari 2021. Hibah itu kerja sama LIPI dengan Kementerian Riset Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional lewat Program Bakti Inovasi.

Direktur RSHS Bandung Nina Susana Dewi mengatakan hibah kedua robot itu merupakan alat tercanggih yang pernah diterima selama masa pandemi. “Kehadiran ROM20 dan Si-SUSan akan sangat membantu efektivitas dan efisiensi para petugas RSHS,” katanya.

Sebelumnya, pada Juli 2020 LIPI menyerahkan Gerlink LIPI High Flow Nasal Cannula- 01 (GLP HFNC-01) atau alat terapi oksigen beraliran tinggi ke RSHS Bandung. Alat itu, menurut Nina, telah banyak digunakan untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di Indonesia.

Baca juga:
LIPI Lelang 7 Jabatan Tinggi, 4 Ditunda Sebab Sepi Peminat

Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono, mengatakan sejak Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan secara resmi pandemi Covid-19, LIPI mengalihkan fokus risetnya untuk penanganan pandemi ini. Beberapa hasil risetnya disebutkan telah mendapat lisensi dan dikomersialkan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT