Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pembukaan Sekolah, Honor Dijual, Gempa Laut Kidul
TEMPO.CO | 29/11/2020 21:32
Sejumlah siswa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di SD Negeri 26 Sukajadi, Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin, 7 September 2020. ANTARA/Nova Wahyudi
Sejumlah siswa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di SD Negeri 26 Sukajadi, Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin, 7 September 2020. ANTARA/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang epidemiolog lapangan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr. Yudhi Wibowo mengatakan wacana pembukaan sekolah harus berdasarkan parameter kesehatan yang ada pada suatu daerah.

Berita terpopuler selanjutnya tentang pendiri Huawei Ren Zhengfei meminta karyawan dari sub-merek Honor untuk berusaha melampaui induk perusahaan saat pidato perpisahan ketika raksasa teknologi tersebut menjual Honor untuk menjaga agar rantai pasokannya tetap hidup.

Selain itu, gempa tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad pagi, 29 November 2020.

Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

1. Epidemiolog: Pembukaan Sekolah Harus Berdasarkan Parameter Kesehatan

Sejumlah siswa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di SD Negeri 26 Sukajadi, Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin, 7 September 2020. ANTARA/Nova Wahyudi

Epidemiolog lapangan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr. Yudhi Wibowo mengatakan wacana pembukaan sekolah harus berdasarkan parameter kesehatan yang ada pada suatu daerah.

"Wacana pembukaan sekolah lebih baik tetap melihat parameter kesehatan dalam pengendalian Covid-19 di setiap daerah," katanya di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu, 28 November 2020.

Dia mencontohkan, pada daerah yang masuk zona oranye maka pembelajaran tatap muka oleh sekolah perlu dikaji dan disesuaikan dengan proses pengendalian pandemi.

Namun demikian, kata dia, proses persiapan menuju pembelajaran tatap muka harus tetap dilanjutkan dan juga dipersiapkan. "Karena menurut saya penutupan sekolah yang terlalu lama juga dikhawatirkan punya efek luar biasa bagi perkembangan psikomotor anak didik," katanya.

2. Jual Honor, Huawei Minta Karyawan Melampaui Induk Perusahaan

Kamera depan Smartphone Honor 9i TEMPO/Ridian Eka Saputra

Pendiri Huawei Ren Zhengfei meminta karyawan dari sub-merek Honor untuk berusaha melampaui induk perusahaan saat pidato perpisahan ketika raksasa teknologi tersebut menjual Honor untuk menjaga agar rantai pasokannya tetap hidup.

Ren meminta Honor untuk menjadi pesaing terbesar Huawei setelah perceraian, dan mengatakan bahwa menggulingkan Huawei harus "menjadi slogan motivasi Anda.”

“Kami adalah pesaing Anda di masa depan,” ujar Ren, dikutip dari Reuters, Minggu, 29 November 2020.

Pada awal tahun ini, Huawei mengatakan akan menjual Honor ke entitas baru bernama Shenzhen Zhixin New Information Technology, yang dibentuk dari agen dan dilernya, sehingga dapat melanjutkan sumber komponen yang saat ini dibatasi oleh sanksi Amerika Serikat.

3. Gempa Laut Kidul Magnitudo 4,9 Guncang Sukabumi Minggu Pagi

Ilustrasi gempa bumi

Gempa tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad pagi, 29 November 2020.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat waktunya pada pukul 04.07 WIB. Sumber gempa dari Laut Kidul Samudera Indonesia, namun tidak ada laporan tsunami.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat sumber gempa bumi itu terletak pada koordinat 7.69 LS dan 106.44 BT. “Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 78 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi,” kata Hendro Nugroho, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan lewat keterangan tertulis Ahad, 29 November 2020.

Sumber gempa berkedalaman 21 kilometer di bawah permukaan bumi. Menurutnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal. “Akibat aktivitas Zona Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia,” kata Hendro.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT