Hanya dari Logam, Asteroid dari Planet Gagal Ini Ditaksir Rp 145 Juta Kuadriliun
TEMPO.CO | 31/10/2020 15:47
Asteroid 16 Psyche. MAXAR/ASU/P. RUBIN/NASA/JPL-CALTECH
Asteroid 16 Psyche. MAXAR/ASU/P. RUBIN/NASA/JPL-CALTECH

TEMPO.CO, JakartaAsteroid 16 Psyche, satu di antara obyek paling massif di sabuk asteroid utama yang mengorbit Matahari di antara Mars dan Jupiter, bisa jadi berupa logam utuh. Berdiameter 225 kilometer, sebuah asteroid utuh dari logam seperti itu ditaksir memiliki nilai ekonomi US$ 10 ribu quadriliun atau setara Rp 145 juta kuadriliun--lebih dari harga keekonomian satu Bumi utuh.

"Kami sudah pernah melihat asteroid yang memiliki banyak kandungan logam, tapi 16 Psyche bisa jadi unik di mana dia sepenuhnya terbuat dari besi dan nikel," kata Tracy Becker dari Southwest Research Institute yang berbasis di San Antonio, Amerika Serikat, dalam pernyataannya mengenai hasil studi dia dan timnya.

Becker menjelaskan dengan membandingkannya dengan Bumi. Planet yang menghidupi manusia ini terdiri dari inti berupa logam atau padatan superpanas, mantel dari batuan, dan kerak. Kebanyakan asteroid juga disebutkannya memiliki lapisan luar batuan ataupun es.

Tapi tidak dengan 16 Psyche yang disebutnya padat dari logam. Diduga, itu adalah inti sebuah planet yang tidak pernah berhasil berkembang menjadi planet. "Karena peristiwa hit-and-run dengan obyek lain dalam sistem tata surya kita saat Psyche masih protoplanet ,yang akhirnya merontokkan seluruh mantelnya," kata Becker.

Menggunakan Teleskop Antariksa Hubble, Becker menganalisis asteroid berjarak 370 juta mil jauhnya dari Bumi itu dengan detail dan menguak misterinya. Observasi dilakukannya menggunakan panjang gelombang ultraviolet hingga mengungkap komposisi besi-nikel itu. Temuan selengkapnya dari studi itu dipublikasikan dalam Planetary Science Journal terbit pekan ini.

Asteroid 16 Psyche dicitrakan oleh pencitra teleskop SPHERE Very Large Telescope. Wikipedia/ESO/LAM

Studi Becker seiring dengan NASA bersiap meluncurkan pesawat antariksa (juga diberi nama Psyche) ke asteroid itu, sebagai bagian dari misi memahami asal mula inti planet. Peluncurannya direncanakan pada 2022 dan ditargetkan sampai di asteroid 16 Psyche pada 2026.

Asteroid logam sangat jarang ditemukan di sistem tata surya, dan para ahli meyakini Psyche menawarkan kesempatan unik untuk melihat ke bagian dalam sebuah planet. Menurut NASA, apa yang membuat asteroid 16 Psyche unik adalah dia kelihatannya seperti inti besi-nikel dari sebuah planet awal yang telanjang.

Meteorit Bondoc, mesosiderit berbatu besi yang mungkin berasal dari 16 Psyche. Wikipedia/Daderot

Becker mengatakan, apa yang membuat Psyche dan asteroid lain begitu menarik adalah bahwa mereka diyakini sebagai batuan penyusun sistem tata surya. Bisa memahami apa yang sebenarnya menyusun sebuah planet dan melihat apa yang ada di dalamnya, menurut Becker, adalah impian para ahli.

"Begitu kita sampai di Psyche, kita akan bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu jika memang apa yang kita bayangkan itu benar," katanya, "Tapi jikapun ternyata tidak seperti yang kita bayangkan, setiap kejutan yang ada pasti akan menarik."

Baca juga:
Potensi Asteroid Apophis Tabrak Bumi pada 2068, Ledakannya 880 Juta Ton TNT

NASA mengaku tidak berencana menambang dan membawa potongan besar asteroid massif itu ke Bumi dalam misinya tersebut. Tim penelitinya pernah mengatakan tidak akan mengambil keuntungan dari komposisi asteroid itu untuk kepentingan industri.
"Kami akan mempelajari tentang formasi planet-planet," kata Carol Polanskey, ilmuwan di proyek misi Psyche.

USA TODAY | CBS | SWRI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT