Rentetan Gempa di Sulawesi, Hari Ini Giliran Mamuju dan Manado
TEMPO.CO | 28/10/2020 20:44
Ilustrasi gempa. REUTRES
Ilustrasi gempa. REUTRES

TEMPO.CO, Jakarta - Gempa berkekuatan 5,7 dalam skala Magnitudo mengguncang dari laut, 93 kilometer sebelah tenggara Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, Rabu 28 Oktober 2020. Gempa yang terjadi pada Pukul 16.08 WIB itu beruntungnya hanya terasa lemah di permukaan, tepatnya di Kotamobagu dan Manado.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat sumber gempa itu berada di kedalaman 10 kilometer. Intensitas getarannya termasuk skala II MMI atau hanya dirasakan sebagian orang dan ditandai dengan benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa itu merangkai rentetan gempa sepanjang hari ini di Sulawesi atau hampir setiap hari sejak seminggu belakangan di pulau yang sama. Sebelumnya, pada Rabu subuh dan pagi, dua gempa juga mengguncang wilayah Mamuju, Sulawesi Barat. Masing-masing berkekuatan 5,4 dan 5,0 M dengan intensitas getaran yang bisa dirasakan di permukaan lebih tinggi, yakni hingga skala V MMI.

Getaran dengan intensitas skala itu diilustrasikan dengan gempa dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. 

“Gempa itu menimbulkan kerusakan beberapa rumah,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, dalam keterangan tertulis yang dibagikannya, Rabu pagi.

Daryono merujuk kepada gempa pertama di Mamuju yang disebutnya bersumber di darat pada jarak 34 kilometer arah barat daya Kabupaten Mamuju Tengah dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa yang terjadi itu merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Mamuju (Mamuju Thrust).

Sedang gempa yang kedua di Mamuju, berdasarkan situs web BMKG, disebutkan bersumber di pantai, 48 kilometer timur laut Mamuju. Kedalamannya sama, 10 kilometer, tapi dengan intensitas getarannya di permukaan tak setinggi yang pertama, yakni skala III MMI. 

Baca juga:
Studi Simpulkan Bakteri Pembunuh Sesungguhnya di Pandemi Flu 1918

Sebelumnya, Tempo.co juga menyalin catatan BMKG yang menunjukkan gempa darat tak pernah absen di Pulau Sulawesi sepanjang enam hari sejak 21 Oktober 2020. Lokasinya saja yang berpindah-pindah setiap hari, tapi kebanyakan terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan kedalaman bisa sedangkal 2 kilometer di bawah tanah.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT