Potensi Tsunami dari Megathrust di Lebak, Pemerintah Siapkan Shelter
TEMPO.CO | 01/10/2020 05:47
Ilustrasi - Pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Agam. ANTARA/Yusrizal
Ilustrasi - Pemasangan sistem peringatan dini tsunami di Agam. ANTARA/Yusrizal

TEMPO.CO, Lebak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meminta masyarakat di pesisir pantai selatan Jawa agar tidak panik menghadapi potensi tsunami setinggi 20 meter hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kami berharap masyarakat tetap tenang," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksanakan BPBD Kabupaten Lebak Ajis Suhendi, Rabu, 30 September 2020.

Potensi tsunami di Kabupaten Lebak terdapat enam kecamatan antara lain Kecamatan Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng dan Wanasalam.

Potensi tsunami di daerah itu karena berhadapan dengan Perairan Samudera Hindia dan memiliki potensi megathrust yang bisa memicu gelombang tsunami.

Karena itu, pemerintah telah mempersiapkan dengan membangun gedung shelter untuk menampung ribuan orang di Kecamatan Wanasalam.

Selain itu juga membangun jalur evakuasi, pemasangan sirine dan simulasi untuk mengurangi risiko kebencanaan.

Begitu juga BPBD Lebak mengoptimalkan kegiatan sosialisasi edukasi mitigasi bencana agar masyarakat dapat menyelamatkan diri secara mandiri. "Kami yakin melalui persiapan dan edukasi mitigasi itu diharapkan dapat meminimalisasi kerugian akibat bencana alam itu," ujarnya.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT