Warga Jakarta Kembali Laporkan Suara Dentuman Senin Pagi
TEMPO.CO | 21/09/2020 08:13
Ilustrasi hujan petir. sciencedaily.com
Ilustrasi hujan petir. sciencedaily.com

TEMPO.CO, Jakarta - Warga Jakarta kembali ramai melaporkan suara dentuman terdengar di wilayah Jakarta pada Senin dini hari, 21 September 2020, melalui media sosial.

Akun twitter @ardhimozkk menulis bahwa dentuman terdengar di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sekitar pukul 5.30 WIB dan berlangsung dua kali.

Cuitannya ditimpali akun lain yang melaporkan dentuman juga terdengar di kawasan Salemba (Jakarta Pusat), Tebet (Jakarta Selatan), bahkan Bekasi. "Suara apaaan si? Sampe Bekasi (Pondok Gede) suaranya," tulis akun @younxnbrox.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menduga suara dentuman yang terdengar di sebagian wilayah Jakarta berasal dari aktivitas petir di sekitar kawasan Gunung Salak Bogor.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan pihaknya tak ingin berspekulasi soal asal muasal dari suara dentuman.

Namun berdasar monitoring lightning detector waktu terjadinya dentuman bertepatan dengan aktivitas petir yang terjadi di kawasan Gunung Salak sekitar pukul 19.00-21.00 WIB.

"BMKG tidak ingin berspekulasi terkait sumber suara dentuman yang terdengar di Jakarta Selatan dan sebagian Jakarta Timur," ujar Daryono saat dihubungi, Minggu, 20 September 2020.

"Namun demikian, acuan kami adalah data hasil monitoring peralatan kami yang menunjukkan bahwa memang ada beberapa aktivitas petir yang terjadi saat rentang waktu terdengarnya suara dentuman yang dilaporkan oleh warga," kata dia.

Awalnya BMKG mencoba menelusuri suara dentuman lewat analisa gempa. Sebab, gempa dengan kedalaman sangat dangkal dapat menimbulkan suara dentuman.

Namun setelah dicek, BMKG tak mencatat adanya aktivitas seismik di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Maka dengan kecocokan waktu, BMKG menduga suara itu berasal dari petir di sekitar Gunung Salak.

"Sehingga suara dentuman malam ini tidak bersumber dari gempa bumi, tetapi ada dugaan bahwa suara tersebut bersumber dari petir," kata dia.

Sebelumnya, suara dentuman terdengar di sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Minggu malam. Camat Tebet Dyan Airlangga mengaku mendengar suara dentuman. Namun belum mendapatkan laporan dari warga Tebet terkait suara dentuman yang terdengar di wilayah tersebut.

Dyan mendengar suara dentuman sebanyak satu kali di wilayah tempat tinggalnya di Pinggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

"Barusan saya dengar juga nih di rumah saya di Cakung, barusan jam 20.58 WIB, sebanyak satu kali," kata Dyan.

Menurut Dyan, suara dentuman yang terdengar volumenya kecil seperti suara meriam atau geluduk (petir). Informasi yang beredar di twitter menyebutkan suara dentuman sebanyak dua kali terjadi di wilayah Pasar Minggu, Kalibata, Tebet hingga Cawang sekitar pukul 20.00 WIB.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT