ITB Umumkan Hasil Seleksi Kelas Internasional, 3 Mahasiswa Asing Lolos
TEMPO.CO | 05/09/2020 06:18
Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA

TEMPO.CO, Bandung - Institut Teknologi Bandung mengumumkan hasil seleksi jalur Kelas Internasional untuk jenjang sarjana atau ITB International Undergraduate Program, Jumat 4 September 2020. Di antara 369 yang diterima dari 777 pendaftar di jalur ini terdapat tiga orang warga negara asing asal Malaysia, India, dan Jepang.

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB Naomi Haswanto mengatakan, calon mahasiswa dari Malaysia ingin kuliah di Sekolah Farmasi, pendaftar dari Jepang ingin kuliah di Teknik Mesin. Sementara peminat dari India diterima di program studi Manajemen ITB. “Sebelumnya banyak dari Malaysia ke program studi Farmasi,” katanya yang dihubungi Jumat 4 September 2020.

Selain itu, 44 orang di antaranya adalah juga mahasiswa Indonesia dari sekolah di luar negeri. Kelas Internasional ITB terbuka untuk mahasiswa Indonesia atau asing. Semua aktivitas akademik diberikan dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama selama proses pengajaran.

Program ini menawarkan kerja sama internasional dengan universitas mitra ITB dari berbagai negara. Mahasiswanya bisa menempuh gelar ganda (double degree) atau program pertukaran pelajar (exchange program) untuk satu atau dua semester.

Pengumuman selengkapnya hasil seleksi jalur Kelas Internasional untuk jenjang sarjana atau ITB International Undergraduate Program dimuat di laman https://usm.itb.ac.id/international-program. Di sana disebutkan pula pendaftaran ulang untuk rombongan calon mahasiswa dari jalur ini 5-9 September 2020.

Baca juga:
ITB Punya Kolam Indonesia Tenggelam di Tengah Kampus, Begini Mitosnya

Adapun mahasiswa asing pada program Pasca Sarjana ITB 2020 berjumlah 19 orang di program magister dan seorang di program doktor. Mereka yang tersebar di 12 sekolah atau fakultas di ITB berasal dari Afganistan, Kanada, Cina, Prancis, Gambia, Jepang, Pakistan, Palestina, Korea Selatan, dan Yaman.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT