Kasus Virus Corona di Arab Saudi Tembus 200.000
TEMPO.CO | 05/07/2020 06:57
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

TEMPO.CO, Riyadh - Jumlah kasus virus corona di Arab Saudi menembus angka 200.000 pada Jumat, 3 Juli 2020. Terdapat 4.193 kasus baru yang dilaporkan, menambah jumlah keseluruhan kasus infeksi di negara itu menjadi 201.801, tulis Kementerian Kesehatan Arab Saudi di Twitter.

Total pasien sembuh mencapai 140.614 orang setelah 2.945 kasus kesembuhan baru dilaporkan. Sementara itu, jumlah pasien meninggal melonjak menjadi 1.802 orang dengan tambahan 50 kematian dalam 24 jam terakhir.

Pada Jumat, Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga mengumumkan bahwa lebih dari 100 pasien yang terjangkit virus tersebut dirawat menggunakan plasma darah dari para pasien yang telah pulih. Perawatan yang mereka jalani merupakan bagian dari studi medis berskala nasional.

Arab Saudi dan Cina saling mendukung dalam perjuangan memerangi pandemi Covid-19. Pada pertengahan Februari lalu, negara kerajaan itu menawarkan bantuan dalam jumlah besar kepada Cina untuk membantu memerangi virus mematikan tersebut pada tahap awal penyebarannya. Pada 11 Maret, Arab Saudi mengirimkan paket bantuan medis ke Kota Wuhan di Cina.

Ketika virus itu menyerang Arab Saudi, tim beranggotakan delapan pakar medis Cina mengunjungi negara kerajaan tersebut pada 15 April guna membantu perjuangannya melawan virus corona.

Pada 26 April, kedua pihak menandatangani kesepakatan senilai 265 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp14.566) untuk meningkatkan kapasitas pengujian virus corona di Arab Saudi.

XINHUA | ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT