Vivo Pastikan Kehadiran Ponsel Premium Seri X di Indonesia
TEMPO.CO | 01/07/2020 19:37
Vivo pastikan kehadiran seri X di Indonesia. Kredit: HO/Vivo Indonesia
Vivo pastikan kehadiran seri X di Indonesia. Kredit: HO/Vivo Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta - Merek ponsel asal Cina, Vivo, memastikan segera menghadirkan seri terbarunya, X Series, sebagai lini terbaru dari Vivo untuk pasar Indonesia.

Kehadiran seri premium ini sebagai bentuk realisasi Vivo yang sebelumnya telah menyatakan akan membawa seri flagship smartphone miliknya ke Indonesia tahun ini.

"Vivo X series yang ditunggu-tunggu akan segera hadir. Setelah melakukan beragam riset pasar, kami merasa bahwa ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk menghadirkan Vivo X series," ujar Senior Brand Director vivo Indonesia, Edy Kusuma, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020. "Detail lebih banyak akan kami ungkapkan dalam waktu dekat."

Konfirmasi kehadiran Vivo X Series juga didukung dengan visual yang telah diluncurkan melalui Instagram @vivo_Indonesia. Mengusung tagline "Photography, Redefined," Vivo X Series yang akan segera diluncurkan ini akan membawa fitur teknologi terkini dalam balutan fitur flagship photography.

Dengan menghadirkan Vivo X Series sebagai professional photography flagship smartphone pertama dari Vivo Indonesia di Tanah Air, seri terbaru ini juga diharapkan menjadi jawaban atas penantian konsumen Indonesia untuk smartphone dengan teknologi terkini.

"Kami tidak sabar untuk segera memperkenalkan seri terbaru ini secara resmi sebagai professional photography flagship smartphone pertama dari Vivo untuk pasar Indonesia," ujar Edy.

"Kami berharap peluncuran seri premium ini menjadi bukti bahwa Vivo terus berkomitmen untuk memberikan pilihan dari berbagai segmen dengan inovasi dan teknologi terbaru sesuai masing-masing kebutuhan masyarakat," dia menambahkan.

Vivo untuk pertama kalinya memimpin pasar ponsel pintar di Indonesia pada kuartal pertama 2020, berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC). Vivo mengantongi pangsa pasar antara 25 persen hingga 30 persen, meskipun pengiriman ponsel menurun akibat pandemi virus corona.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT