Dari Jakarta Sampai Iran, Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini
TEMPO.CO | 07/01/2020 22:00
Sistem rudal jarak jauh Bavar-373 buatan Iran saat dipamerkan pada Hari Industri Pertahanan Nasional di Teheran, Iran 22 Agustus 2019. Tasnim News Agency/Handout via REUTERS .
Sistem rudal jarak jauh Bavar-373 buatan Iran saat dipamerkan pada Hari Industri Pertahanan Nasional di Teheran, Iran 22 Agustus 2019. Tasnim News Agency/Handout via REUTERS .

TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini, Selasa 7 Januari 2020, dimulai dari topik tentang viralnya pesan yang beredar mengenai gempa Lombok dapat memicu megathrust di Jakarta hingga ancaman perang di Iran. Soal gempa, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) langsung memberi klarifikasi bahwa gempa Lombok memiliki sumber yang berbeda dengan megathrust di Jawa.

Sedang dari Iran, kemampuan artileri, terutama peluncur roket dan rudal, milik negeri para Mullah itu ternyata terukur lebih mumpuni daripada yang dimiliki AS. Berita seputar ancaman perang dari Teluk Arab ini masih mendapat banyak perhatian seperti halnya sehari sebelumnya. 

Berita populer Tekno lainnya mengenai jembatan lengkung kereta ringan atau LRT Jabodebek. Arvila Delitriana, desainernya, mengatakan telah mempertimbangkan risiko gempa ketika merancang jembatan lengkung alias long span terpanjang di dunia itu. Katanya, risiko yang diperhitungkan mengacu pada tujuh kekuatan gempa besar di dunia.

Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno sepanjang Selasa 7 Januari 2020:

1. Viral Gempa Lombok Akan Picu Megathrust di Jakarta, Ini Kata BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai pesan viral gempa Lombok yang dikaitkan dengan potensi aktifnya megathrust di Pulau Jawa, utamanya Jakarta. Menurut BMKG, gempa Lombok memiliki sumber gempa yang berbeda dengan megathrust.

"Gempa Lombok dibangkitkan oleh Sesar Naik Flores, sedangkan sumber gempa megathrust dibangkitkan oleh aktivitas tumbukan lempeng di zona subduksi," ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly, Selasa 7 Januari 2020.

Dalam pesan yang beredar disebutkan bahwa Lombok dalam sehari sudah digoyang gempa sebanyak tiga kali dengan kekuatan masing-masing magnitudo 6,5; 6,0; dan 7,0. "Jika gempa berkelanjutan hingga besok maka perkiraan BMKG mengenai MEGATHRUST Pulau Jawa sangat mungkin terjadi khususnya Jakarta yang diperkirakan besarnya mencapai 8,9 SR," demikian tertulis dalam pesan tersebut.

2. Desain Jembatan Lengkung LRT Perhitungkan 7 Gempa di Dunia

Desainer jembatan lengkung kereta ringan atau LRT Jabodebek, Arvila Delitriana, mengatakan telah mempertimbangkan risiko gempa ketika merancang desain jembatan lengkung alias long span itu. Dina, sapaannya, menjelaskan sudah menguji desain mengacu pada tujuh kekuatan gempa terbesar di dunia.

"Struktur ini memiliki sifat yang khusus, tidak biasa, sehingga tidak bisa didesain dengan cara melihat gempa yang biasa," ujarnya saat menerima apresiasi dari pemerintah pusat di Gedung BPPT, Senin 6 Januari 2019.

Dina menuturkan, dalam proyek ini dia menggunakan tingkatan gempa yang disebutnya, 'cukup complicated.' Lulusan S1 dari Teknik Sipil dan S2 Geoteknik ITB itu menerangkan harus menyimulasikan kekuatan tujuh gempa di dunia. Di antaranya, empat ada di Amerika Serikat dan lainnya ada di Maroko dan Jepang.

3. Ancaman Perang, Iran Kalah Segalanya dari Amerika Kecuali ...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran membumihanguskan 52 situs penting bagi negara itu dan budayanya. Ancaman dikeluarkan jika Iran benar membalas kematian Jenderal Qassem Soleimani.

Amerika memang memiliki angkatan perang yang lebih digdaya ketimbang Iran. Berdasarkan data pemeringkatan di situs Global FirePower, Amerika unggul di hampir semua lini. Mulai dari kemampuan anggaran angkatan bersenjatanya sampai total personel tempur.

Hanya artileri, yang menurut situs Global FirePower, Iran lebih unggul. Negeri para Mullah itu bisa mengerahkan 2.128 senjata artilerinya, sedang AS hanya 864. Masih terkait artilerinya, Iran juga memiliki keunggulan jumlah peluncur roket atau peluru kendali.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT