Kapal Perang Dunia I Terkenal Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik
TEMPO.CO | 08/12/2019 00:01
Para peneliti menggunakan dua jenis sonar untuk mendeteksi bangkai kapal perang Jerman Perang Dunia I Scharnhorst. Kredit: Falklands Maritime Heritage Trust
Para peneliti menggunakan dua jenis sonar untuk mendeteksi bangkai kapal perang Jerman Perang Dunia I Scharnhorst. Kredit: Falklands Maritime Heritage Trust

TEMPO.CO, Jakarta - Bangkai salah satu kapal perang Jerman paling terkenal di Perang Dunia I ditemukan di dasar laut dekat Kepulauan Falkland, tempat kapal itu tenggelam dalam pertempuran dengan kapal perang Inggris lebih dari 100 tahun yang lalu, sebagaimana dilaporkan Live Science, 6 Desember 2019.

Kapal perang Scharnhorst tenggelam pada 8 Desember 1914, dengan lebih dari 800 awak kapal, termasuk Laksamana Jerman Maximilian Graf von Spee.

Scharnhorst telah mencoba memimpin serangan angkatan laut di Falklands, tetapi skuadron Jerman dikejutkan oleh kekuatan yang lebih besar dari kapal perang Inggris. Selama Pertempuran Kepulauan Falkland, Inggris menenggelamkan Scharnhorst bersama dengan delapan kapal perang Jerman lainnya.

Kapal perang Jerman Perang Dunia I Scharnhorst. Kredit: Falklands Maritime Heritage Trust

Menggunakan kendaraan bawah air otonom (AUV) yang dioperasikan dari kapal survei Seabed Constructor, para peneliti menemukan bangkai kapal itu Rabu, 4 Desember 2019, sekitar 1,6 kilometer di bawah permukaan Samudra Atlantik.

Setelah diungkapkan oleh sonar AUV, para peneliti mengirim sebuah kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) untuk mengambil videonya.

"Momen penemuan itu luar biasa," kata arkeolog kelautan Mensun Bound, pemimpin ekspedisi, dalam sebuah pernyataan. "Kami sering mengejar bayangan di dasar laut, tetapi ketika Scharnhorst pertama kali muncul dalam aliran data, tidak ada keraguan bahwa ini adalah salah satu armada Jerman."

"Kami mengirim ROV untuk menjelajahi, dan dengan segera kami berada di ladang puing yang bertuliskan 'pertempuran,'" katanya. "Tiba-tiba, dia keluar dari kesuraman dengan senjata-senjata besar yang menyodok ke segala arah."

Bangkai kapal perang Jerman Perang Dunia I Scharnhorst. Kredit: Falklands Maritime Heritage Trust

Para pencari mulai mencari bangkai kapal Scharnhorst dan kapal perang lainnya dari skuadron Jerman dalam Pertempuran Kepulauan Falkland pada bulan Desember 2014, tetapi mereka tidak berhasil.

"Penemuan ini adalah terobosan besar dalam pencarian untuk menemukan semua kapal yang terdiri dari skuadron Jerman yang hilang selama pertempuran," kata peneliti sebagaimana dikutip Fox News dalam sebuah pernyataan. "Pencarian dimulai pada seratus tahun Pertempuran pada bulan Desember 2014 tetapi pada awalnya tidak berhasil."

Pencarian dilanjutkan kembali bulan lalu, menggunakan empat Samudra Infinity AUV yang canggih yang dilengkapi dengan instrumen sonar untuk mencari area dasar laut seluas 4.500 kilometer persegi di dekat Falkland.

Kapal itu ditemukan secara tak terduga, ketika AUV meninggalkan jalur pencariannya untuk berbalik dan memindai garis dasar laut lainnya - melewati Scharnhorst selama belokan, kata Bound.

Para ilmuwan menyadari bahwa mereka "menemukan" bangkai kapal hanya beberapa jam kemudian, ketika AUV kembali ke permukaan dan data dari pencarian diunduh dan diubah menjadi format yang dapat dibaca, kata Bound.

Bangkai kapal perang itu - yang terletak di dasar laut sekitar 100 mil laut di sebelah tenggara Port Stanley, ibukota Kepulauan Falkland - belum disentuh atau diganggu, dan situs itu sekarang akan dilindungi secara hukum, kata Donald Lamont, Ketua Falklands Maritime Heritage Trust.

LIVE SCIENCE | FOX NEWS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT