Gandeng Media, LINE Luncurkan Kampanye Stop Fake News
TEMPO.CO | 15/09/2019 06:59
Logo Line. Kredit: Google Play
Logo Line. Kredit: Google Play

TEMPO.CO, Jakarta - LINE Plus Corporation Jumat mengumumkan akan menghadirkan kampanye Stop Fake News dengan menggandeng The Associated Press (AP), jaringan media global, untuk mengidentifikasi dan menjawab permasalahan mengenai berita palsu dan misinformasi di media daring.

Kampanye itu bertujuan membantu meningkatkan literasi media pengguna dan mengupayakan ruang lingkup digital yang lebih aman. LINE menyadari isu sosial yang berkembang dan diakibatkan oleh fake news.

Menurut AP Stylebook, Fake news merupakan sebuah istilah untuk kebohongan atau fiksi yang dibungkus menjadi berita yang beredar di internet.

Dengan demikian LINE memutuskan untuk berkolaborasi dengan AP, membuat kampanye CSR global untuk mengedukasi masyarakat mengenai karakteristik dari fake news. Dan informasi bagaimana mengidentifikasinya, serta membagi informasi dengan tanggung jawab.

Kampanye Stop Fake News ini akan merilis video edukasi berbentuk animasi proses bagaimana cara mengecek kredibilitas dari berita sebelum membagikannya kepada orang lain. Video edukasi akan tersedia dalam 5 bahasa: Bahasa Inggris, Thailand, Indonesia, Mandarin, dan Jepang.

Senada dengan isi video edukasi, seminar untuk belajar bagaimana mengidentifikasi fake news akan diadakan oleh LINE dan AP pada September di wilayah tertentu seperti Thailand, Taiwan, dan Indonesia. Seminar tersebut berisi mengenai cara mengetahui sebuah fake news, dengan penjelasan dan konsekuensi dari penyebaran fake news dan timbulnya misinformasi pada jejaring daring.

Di Indonesia, acara seminar ini juga akan didukung oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO). Sebelum kampanye Stop Fake News diluncurkan, LINE Indonesia sebelumnya beberapa kali mengadakan program yang sama, yakni meningkatkan literasi media dan digital kepada para penggunanya.

Salah satunya mengadakan talkshow Pemuda Peduli Pemilu yang diadakan untuk meningkatkan minat para pemuda akan pemilu dan bagaimana mengidentifikasi berita palsu selama pemilu berlangsung.

Selain itu, LINE TODAY juga memiliki rubrik mingguan setiap hari Sabtu yang bertajuk Awas Hoaks yang merangkum beberapa Hoaks yang tersebar di minggu itu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT