Baterai Apple MacBook Pro Rawan Terbakar, Milik Anda Termasuk?
TEMPO.CO | 22/06/2019 00:01
CEO Apple Tim Cook, menyaksikan MacBook Pro baru saat berada di ruangan demo dalam acara Apple media event di Cupertino, California, 27 Oktober 2016. Apple resmi merilis MacBook Pro generasi terbaru dalam sebuah acara bertajuk "Hello Again" dengan dua pil
CEO Apple Tim Cook, menyaksikan MacBook Pro baru saat berada di ruangan demo dalam acara Apple media event di Cupertino, California, 27 Oktober 2016. Apple resmi merilis MacBook Pro generasi terbaru dalam sebuah acara bertajuk "Hello Again" dengan dua pilihan layar 13 dan 15 inci. REUTERS/Beck Diefenbach

TEMPO.CO, Jakarta - Apple baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengejutkan lagi. Setelah sebelumnya seputar iPhone berjaringan 5G yang tidak kunjung menemukan titik terang, kali ini mereka mengatakan akan menarik produk MacBook Pro berukuran 15 inci dari pasaran untuk diperbaiki.

Baca: Apple Akan Pindahkan Produksi dari Cina, Indonesia Disebut-Sebut

Penarikan ini terkait dengan baterai yang tersemat pada laptop MacBook yang kabarnya dapat memicu terjadinya kebakaran karena baterainya yang sering mengalami panas berlebih (overheat).

Namun dilansir dari support.apple.com, hal itu tidak terjadi pada semua MacBook Pro berukuran 15 inci, melainkan hanya terjadi pada sebagian saja, yaitu yang MacBook Pro Retina yang diproduksi antara September 2015 hingga Februari 2017.

Bagi pengguna yang tidak mengetahui model dari MacBook yang dimiliki, pengguna dapat melakukan pengecekan dengan cara klik “About This Mac” pada menu yang terletak disebelah atas kiri layar. Jika benar bahwa model MacBook yang dimiliki adalah MacBook Pro (Retina, 15 – Inch, Mid 2015), segera catat nomor serinya untuk kemudian dimasukkan ke support.apple.com.

Jika ternyata nomor seri dari model tersebut adalah yang dimaksud, maka pengguna perlu untuk mengikuti instruksi selanjutnya untuk mendapatnya penggantian baterai.

Langkah ini merupakan upaya positif yang dilakukan oleh perusahaan asal California Amerika Serikat tersebut kepada para pelanggannya.

“Keamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama Apple, dan kami telah secara sukarela memutuskan untuk mengganti baterai yang terkena dampak, tanpa biaya,” tulis pihak Apple dalam rilis yang diterbitkan di situs resmi mereka.

APPLE|RIDWAN KUSUMA AL-AZIZ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT