Smartphone Ini Lolos Tes Jatuh dari Ketinggian 31.540 Meter
TEMPO.CO | 11/06/2019 09:36
Smartphone IQOO yang dijatuhkan dari ketinggian  31.540 meter. (Iqoo/digitaltrends)
Smartphone IQOO yang dijatuhkan dari ketinggian 31.540 meter. (Iqoo/digitaltrends)

TEMPO.CO, Jakarta- Smartphone Cina, IQOO telah lolos tes jatuh dari ketinggian 103.000 kaki atau 31.540 meter. Menurut  laman digitaltrends, Senin, 10 Juni 2019, hal itu memang sedikit berlebihan, tapi upaya tersebut adalah untuk membuktikan ketahanan ponsel tersebut.

Smartphone gaming itu ditempel pada balon di ketinggian ribuan meter, hebatnya, smartphone jatuh dan dalam kondisi masih bisa dioperasikan ketika sampai di tanah. Sub-merek dari Vivo itu memang memiliki ide gila untuk menarik perhatian, sejak diumumkan pada Maret lalu.

Uji tersebut juga diabadikan melalui video yang menunjukkan apa yang terjadi. Balon berisi helium digunakan untuk mengangkut telepon ke langit, tempat balon itu melekat pada platformnya sendiri dan telepon dalam kondisi memutar video, untuk melihat daya tahan baterai.

Terlepas dari ketinggian yang memusingkan, situasi juga mengalami perubahan tekanan udara, bertahan suhu -56 derajat Celcius (-68 Fahrenheit). Ketika mencapai ketinggian target, ponsel dijatuhkan, video juga menampilkan hasil gambar yang direkam smartphone.

Tidak jelas di mana ponsel jatuh, tapi kemungkinan  di Cina. Namun, tim yang bertanggung jawab untuk memulihkan ponsel harus mengerahkan Mitsubishi Pajero 4x4 dan drone untuk menemukan ponsel IQOO yang jatuh.

Ketika ditemukan, layar menunjukkan kamera masih merekam, hanya dengan area kerusakan kecil pelindung layar. Video diputar selama lima setengah jam, sebelum Iqoo dialihkan dari jarak jauh untuk merekam Bumi di bawah, yang dilakukan untuk menunjukkan kualitas gambar dalam kondisi ekstrem.

Baterai di dalam ponsel ini memiliki kapasitas 4.000 mAh, dan sistem pengisian cepat 44w untuk mengisi daya hanya dalam waktu 45 menit, mirip dengan pengisi daya monster Super VOOC 50w yang hadir dengan Oppo Find X Lamborghini Edition . Baterai memberi daya pada prosesor Snapdragon 855, sedangkan layar berukuran 6,41 inci.

Selama bertahun-tahun, ada banyak tes ketahanan telepon, tapi ini mungkin yang tertinggi. Pada 2011, pembuat ponsel tangguh Sonim masuk buku Guinness World Records setelah XP3300-nya selamat dari kejatuhan yang jauh dari 25 meter (82 kaki).

Sedangkan Honor 8 mengambil mahkota pada 2016 ketika mencapai 18.421 meter (60.436 kaki) yang juga dilekatkan pada balon. Tidak jelas apakah Vivo melakukan upaya pemecahan rekor resmi.

Untuk beberapa konteks, rekor dunia Alan Eustace untuk lompatan terjun bebas jatuh tertinggi terjadi pada ketinggian 41.420 meter, atau 135.890 kaki, dan Gunung Everest hanya setinggi 8.848 meter (29.029 kaki).

Berita lain tentang smartphone bisa Anda ikuti di Tempo.co.

DIGITALTRENDS | ANDROIDPOLICE 



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT