Peringatan Dini Tsunami Bangga Berakhir, Ini Pernyataan BMKG
TEMPO.CO | 12/04/2019 21:23
Warga menaiki kendaraan menuju tempat tinggi saat gempa melanda Banggai Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Jumat, 12 April 2019. Gempa ini membuat ribuan warga berlarian ke tempat-tempat tinggi atau gunung karena laporan BMKG menyebutkan bahwa gempa itu berpot
Warga menaiki kendaraan menuju tempat tinggi saat gempa melanda Banggai Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Jumat, 12 April 2019. Gempa ini membuat ribuan warga berlarian ke tempat-tempat tinggi atau gunung karena laporan BMKG menyebutkan bahwa gempa itu berpotensi tsunami. ANTARA/Stevan Pontoh

TEMPO.CO, Jakarta -  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi tsunami pasca Gempa Banggai tidak terjadi. Kesimpulan itu berdasarkan pantauan petugas dan tidak ada kenaikan permukaan laut yang signifikan.

Gempa Magnitudo 6,9 di Banggai, Berpotensi Tsunami

“Karena itu kami nyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 19.47,” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Jumat malam, 12 April 2019.

BMKG menyatakan peringatan dini tsunami di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah dinyatakan berakhir pada Jumat, 12 April 2019, pukul 19:47 WIB. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa yang terjadi pukul 18:40 WIB di perairan Banggai.

Besaran kekuatan gempa berdasarkan pemutakhiran data kata Daryono menjadi magnitudo 6,8 dari informasi awal 6,9. Pusat gempa pada 85 kilometer barat daya Banggai, tepatnya di 1,90 LS dan 122,54,54 BT.

“Kedalaman sumber gempa setelah update 17 kilometer,” kata Daryono. Sebelumnya tercatat berkedalaman 10 kilometer.

Gempa dirasakan sedang(skala IV MMI) di Morowali, Banggai, Buol, Palu, dan Poso. Di Kolaka Utara III-IV, III-IV Toli-Toli, III-IV Taliabu, III Sumalata, III Kotamobagu, III Palopo, III Kolaka, III Makassar, III Kep. Konawe, II-III Gorontalo, II-III Kendari, II Manado, II Pinrang, II Konawe.
 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT