5 Cara Memupuk Rasa Cinta Tanah Air Indonesia
JURNABA.CO | 04/08/2019 11:42

Bagi Indonesia, tema besar Agustus adalah Merah Putih. Alasannya, bulan Agustus merupakan momen penting dan skaral bagi negara kepulauan ini. Tepat pada 17 Agustus 1945, Indonesia menyatakan merdeka. Itu terjadi setelah berakhirnya Perang Dunia 2.

Tugas kita saat ini adalah melanjutkan perjuangan bangsa pasca merdeka. Jika dahulu para pahlawan melawan penjajah, maka kali ini bentuk perjuangan pun berbeda. Seperti yang pernah dikatakan presiden Indonesia Pertama, Soekarno.

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Apa yang dikatakan Soekarno tersebut benar adanya. Akan sulit jika harus melawan bangsa sendiri. Sepertinya, itu bisa terjadi jika kita lupa perjuangan pahlawan. Terlebih, jika kita tidak lagi mencintai bangsa ini. Bukankah dengan cinta kita memiliki energi untuk berjuang?

Untuk itu, cinta terhadap bangsa ini masih harus terus dipupuk. Banyak cara untuk memupuk cinta tanah air Indonesia. Berikut 5 cara memupuk cinta kepada Indonesia.

1. Mengikuti Upacara Bendera
Upacara bendera dilaksanakan setiap hari Senin di sekolah. Sama halnya dengan beberapa instansi aparatur negara di Indonesia. Dan juga, upacara bendera dilaksanakan serentak setiap tanggal 17 Agustus.

Namun, cukup banyak orang yang tidak bisa mengikuti upacara bendera. Pasalnya, masyarakat ini tidak tergabung dengan sebuah instansi. Untuk upacara bendera Hari Kemerdekaan, masyarakat bisa mengadakan sendiri.

2. Menggunakan Pakaian Batik atau Khas Daerah
Indonesia memiliki banyak pakaian adat dan budaya. Pakaian tersebut bisa digunakan sebagai outfit of the day (ootd). Misalnya saja batik. Batik merupakan kain bercorak khas dari Indonesai. Bahkan, dunia internasional pun mengakui bahwa batik sangat bagus dan keren jika digunakan.

Menggunakan batik tidak harus setiap hari. Misalnya satu hari selama satu minggu saat sekolah, kuliah dan kerja. Ini sudah menjadi peraturan di negara. Namun, bagaimana dengan masyarakat umum? Tentu mereka bebas memakai kapan saja. Tidak hanya batik lho. Bisa juga menggunakan pakaian daerah yang lebih simple seperti lurik, blangkon, sarung dan lain sebagainya.

3. Mempelajari Budaya dan Kesenian Lokal
Memupuk cinta pada tanah air bisa dilakukan melalui metode belajar. Banyak warisan budaya dan kesenian Indonesia. Tentu saja itu layak untuk dilestarikan dengan cara dipelajari oleh warga lokal. Jangan sampai budaya dan kesenian lokal punah. Ini merupakan kekayaan dan warisan dari leluhur untuk para penerus generasi.

Banyak kok yang bisa dipelajari. Misalnya budaya dan kesenian seperti tari, wayang, lagu, upacara adat, permainan dan masih banyak lagi. Kesemuanya itu memiliki bagian sendiri yang lebih kompleks. Bagi anak muda bisa mempelajari Tarian, alat musik khas daerah atau Pencak Silat. Itu hanya sebagian dan masih banyak lagi lainnya.

4. Menggunakan Jersey Tim Nasional
Menggunakan jersey tim nasional tidak hanya bisa memupuk rasa cinta kepada tanah air. Ini juga merupakan bentuk dukungan. Siapa pun yang mewakili bangsa Indonesia, perlu untuk kita dukung. Pasalnya, perjuangan yang dia berikan adalah untuk meningkatkan martabat bangsa. Tentu kepada dunia internasional.

Bukan hanya soal menang atau kalah. Siapa yang mewakili bangsa dalam kompetisi pasti butuh dukungan masyarakatnya. Ini akan menjadi kebanggaan bagi kita semua. Memiliki musuh yang sama dapat menyatukan kita semua. Kompetisi olahraga sebagai salah satu sisi positif. Tidak berhenti di situ. Ini juga akan meningkatkan perekonomian di tingkat lokal.

5. Sering Merenung dan Bersyukur
Menjadi warga negara sebuah bangsa memang berat. Selain harus mengikuti aturan, juga kerap bayar pajak. Terlebih, jika banyak hal di negara tersebut yang tak sesuai ekspektasi kita. Rasanya, ingin segera lari keluar negeri untuk mencari suaka.

Tapi, setelah dipikir-pikir, hanya Indonesia negara besar yang masyarakatnya beragam. Hampir di tiap jalan ada warung kopi. Tak ada pemberlakuan jam merokok. Mau nyangkruk sambil merokok dari Maghrib ke subuh pun tak masalah. Nabs, mari merenung dan bersyukur, karena kita ditakdirkan hidup di Indonesia.

Demikian alternatif cara memupuk rasa cinta kita terhadap bangsa ini. Rasa cinta tersebut hanyalah bentu secara simbolis saja. Akar cinta ada di hati dan buahnya adalah perlakuan kita terhadap lingkungan. Masih banyak kok cara mencintai bangsa ini. Misalnya menjaga lingkungan dan melestarikan alam sekitar.

Yang perlu diingat, jadikan momen Agustusan ini untuk meningkatkan rasa cinta terhadap bangsa. Apa yang terbaik harus kita perjuangkan. Apa yang sekiranya melemahkan bangsa ini, harus kita lawan. Tidak perduli siapa pun!