Kompetisi Tak Kunjung Jelas, PSIM Yogyakarta Terpaksa Pangkas Gaji Pemain
KRJOGJA.COM | 30/07/2021 18:46
Kompetisi Tak Kunjung Jelas, PSIM Yogyakarta Terpaksa Pangkas Gaji Pemain
PSIM Yogyakarta. (liga-indonesia.id)

YOGYA, KRJOGJA.com – Manajemen mengambil langkah berat menyikapi situasi tak menentu terkait kompetisi Liga 2 2021 ini. Tak beraktivitas sejak 3 Juli lalu, PSIM memangkas gaji seluruh anggota tim terhitung mulai bulan Juli ini.

Plt Manajer PSIM, Faraby Firdausy mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapat kepastian kapan Liga 2 2021 dilaksanakan. Situasi tersebut ditambah diterapkannya PPKM membuat tim PSIM tak bisa beraktivitas.

Manajemen PSIM sudah meliburkan tim dari aktivitas latihan sejak PPKM diterapkan pada 3 Juli lalu. Kini manajemen menyampaikan kabar tak menyenangkan, mereka terpaksa melakukan penyesuaian terkait gaji.

Penyesuaian terkait gaji anggota tim diterapkan pada Juli, dengan dasar ketetapan dari PT Liga Indonesia Baru dan PSSI, yang menyebutkan kompetisi mengalami penundaan. Demi menjaga efisiensi klub karena penundaan kompetisi, maka manajemen dan anggota tim sudah sepakat untuk melakukan penyesuaian terkait gaji tersebut yang mana penerapannya bagaimana, menjadi bahan bagi internal klub.

“Segala keputusan ini sudah melalui negosiasi dengan pemain dan pelatih, juga tercantum dalam kontrak yang sudah diterima pemain. Penyesuaian ini dilakukan karena kompetisi mengalami penundaan, dan hal tersebut sudah tertuang di dalam kontrak pemain dan pelatih,” ungkap Farabi, Jumat (30/7/2021).

PSIM berencana kembali mengumpulkan pemain pada Agustus 2021, dengan harapan kompetisi Liga 2 benar-benar dimulai pada September mendatang. PSIM kini berharap para pemain tetap menjaga kondisi selama libur dan siap ketika nanti berkumpul kembali.

“Manajemen yakin bahwa pemain tetap menjaga kondisi mereka selama tim diliburkan pada Juli, dan berharap semua kembali dalam keadan baik dan siap latihan Agustus nanti. Yang paling penting saat ini untuk semua klub adalah kepastian dari PSSI mau pun PT Liga Indonesia Baru terkait pelaksanaan kompetisi Liga 2. Semua berharap kompetisi kembali berjalan, dan tentunya menerapkan protokol kesehatan seperti yang sudah dirancang,” pungkas Faraby.

krjogja.com


BERITA TERKAIT