Stadion Mandala Krida Kandidat Lapangan Piala Dunia U-20 Pada 2021
KRJOGJA.COM | 26/08/2019 13:15
Stadion Mandala Krida Kandidat Lapangan Piala Dunia U-20 Pada 2021

KRJOGJA.COM - Stadion Mandala Krida Yogyakarta, namanya kian mengemuka. Stadion milik Pemda DIY ini, kini dimasukkan oleh PSSI menjadi kandidat Stadion  Piala Dunia U-20 yang akan digelar tahun 2021 mendatang. 

Dimasukkannya stadion yang menjadi home base klub sepakbola kebanggaan warga Yogyakarta, PSIM ini karena Indonesia sudah ditetapkan oleh FIFA menjadi salah satu calon penyelenggara kejuaraan akbar tersebut.  Ada lima calon lainnya yang ditetapkan FIFA yakni pertama,  Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirates Arab  sebagai tuan rumah bersama. Kedua, Myanmar dan Thailand juga sebagai tuan rumah bersama. Sedangkan tiga calon lainnya yang menyelenggarakan yang menjadi calon independen seperti Indonesia, yakni Brasil, dan Peru.

Baca Juga: Tidak Rata, Lapangan Stadion Mandala Krida Dapat Kritikan

Penentuan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 akan dilakukan dalam pertemuan FIFA di Shanghai, China, pada tanggal 23 dan 24 Oktober mendatang.

Untuk meningkatkan peluang menjadi tuan rumah, PSSI telah mensurvey seluruh stadion yang memiliki kualifikasi pertandingan internasional dan didukung 4 stadion lain yang layak untuk setiap kota yang akan digunakan sarana latihan pemain dan wasit.

Baca Juga: Aji Santoso Berharap Berkah Mandala Krida

Selain Stadion Mandala Krida, sadional lain yang dipilih PSSI yakni, Pakansari (Bogor), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Bali), Wibawa Mukti (Cikarang),  Patriot (Bekasi), dan Jalak Harupat (Bandung)," tutur Ratu Tisha, Sekjen PSSI dalam pernyataan persnya.  Tisha sendiri dan jajarannya, sudah meninjau langsung stadion Mandala Krida.

Humas PSIM, Iriantoko yang ikut menemui Ratu Tisha menjelaskan, salah satu yang kurang selain lampu stadion, adalah bangku  stadion yang menysaratkan adanya single seat.  Semoga persyarakatan yang diinginkan untuk sebuah pertandingan resmi duni a bisa dipenuhi.

CEO PSIM, Bambang Susanto menilai dimasukkannya  Mandala Krida sebagai stadional Piala Dunia U-20, akan berdampak pada meningkatnya kegairahan olahraga sepakbola di Yogyakarta. Bahkan bedampak pada proses investasi olahraga. Jika tereallisasi, maka pandangan dunia, tertuju pada Yogyakarta.

Kepala Balai Pemuda dan Olaharaga (BPO) DIY, Drs Eka Heru Prasetya mengemukakan, Stadion Mandala Krida dibangun dengan standar internasional. Sehingga diharapkan ke depan, stadion ini juga dapat digunakan sebagai pertandingan sepakbola internasional.

Meski demikian, sedangkan untuk pemasangan lampo stadion, dilakukan secara bertahap, mengingat biaya untuk mengadakannya cukup besar. (Jon)


BERITA TERKAIT