CEO PT PSS Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola
KRJOGJA.COM | 05/04/2019 13:09
CEO PT PSS Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola

SLEMAN, KRJOGJA.com - CEO PT PSS, Soekeno menjalani pemeriksaan di Mabes Polri oleh Satgas Anti Mafia Sepakbola Kamis (4/4/2019). Soekeno diperiksa sebagai saksi dari dua tersangka yakni Hidayat dan Vigit Waluyo yang disebut-sebut terkait dengan upaya penyuapan pertandingan antara PSS melawan Madura FC di kompetisi Liga 2 2018 lalu. 

Kepada wartawan usai diperiksa, Soekeno mengatakan menjalani pemeriksaan selama tiga jam mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Ia menjawab 7-9 pertanyaan dari penyidik yang berhubungan dengan Hidayat dan Vigit Waluyo. 

Baca juga: Gardu ANIEM, 'Sing Ngemek Mati'

“Saya diperiksa sebagai saksi Hidayat dan Vigit Waluyo, ditanya sekitar 7-9 pertanyaan. Ya saya jawab enggak pernah ketemu dan enggak kenal sama Hidayat dan Vigit Waluyo,” ungkapnya. 

Soekeno mengaku tak dipertemukan dengan Hidayat dan Vigit saat pemeriksaan tersebut berlangsung. Ia mengaku hanya bertemu asisten manajer PSS Dewanto yang juga menjalani pemeriksaan saksi pada hari yang sama. 

“Saya enggak diketemukan dengan Hidayat dan Vigit Waluyo. Saya hanya sempat ketemu dengan Dewanto,” sambungnya. 

Soekeno menegaskan PSS tidak melakukan pengaturan skor untuk bisa menjuarai Liga 2 2018 lalu. “Kami menyiapkan tim kuat untuk Liga 2, kami mengandalkan kemampuan pemain. Kalau dibelakang Hidayat bermain, kami benar-benar tidak tahu,” tandasnya. 

Di hari yang sama, Satgas juga memintai keterangan tiga orang lain dari kubu PSS. Manajer tim 2018 Sismantoro, pelatih Seto Nurdiantoro dan asisten manajer Dewanto juga dimintai keterangan oleh penyidik Satgas Anti Mafia Sepakbola. (Fxh)

KRJogja.com


BERITA TERKAIT