Rusuh, Suporter Masuk Lapangan, Laga PS Tira Vs PSIM Dihentikan
KRJOGJA.COM | 11/12/2018 17:40
Rusuh, Suporter Masuk Lapangan, Laga PS Tira Vs PSIM Dihentikan

BANTUL, KRJOGJA.com - Laga PS Tira vs PSIM Selasa (11/12/2018) terpaksa dihentikan menit 80 setelah terjadi kerusuhan di Stadion Sultan Agung (SSA). Ribuan penonton merangsek masuk ke dalam area lapangan berawal dari kekecewaan atas kepemimpinan wasit Maulana Nugraha. 

Dua tim bermain sebenarnya bermain apik di laga kali ini. Komposisi PS Tira ternyata begitu berbeda karena mereka menurunkan pemain pelapis tanpa legiun asing.

 

Sementara PSIM yang menjadi tamu menurunkan skuad terbaik dari 18 pemain yang dipanggil seminggu lalu. Pun demikian, dominasi nama-nama lokal tetap mampu memberikan tekanan pada PS Tira. 

Terbukti pada menit 25 dan 26, PSIM hampir mencetak gol melalui Supriyadi Eeng dan Ismail Haris. Namun sayang sekali, sepakan keduanya memanfaatkan umpan M Rifky Suryawan hanya menyamping di kanan dan kiri gawang Teguh Amirudin. 

Tira sendiri tanpa peluang di babak pertama. Dimas Drajat dan Angga Febrianto terlihat cukup kesulitan menembus pertahanan PSIM yang kali ini dijaga duet Edo Pratama dan Nanda Bagus. Babak pertama pun akhirnya berakhir 0-0. 

Memulai babak kedua, terlihat stamina PSIM mulai mengendur sementara Tira mulai panas. Di awal babak kedua pemain asal Korea Woo Young dimasukkan memperkuat lini tengah menggantikan Firmansyah. 

Terbukti dua menit kemudian tepatnya menit 52, Tira mencetak gol melalui sundulan kepala Herwin Tri Saputra. Umpan sundulan Dimas Drajat mengelabuhi Ivan Febrianto yang lantas diteruskan dengan tandukan oleh Herwin ke gawang kosong. 

PSIM langsung berupaya bangkit setelah tertinggal satu gol. Raymond Tauntu hampir menjebol gawang Teguh melalui sepakan keras dari luar kotak 16, yang sayangnya masih berada sedikit di atas mistar gawang Tira. 

Menit 78 Pandi Lestaluhu mencetak gol kedua bagi Tira yang menjauhkan skor menjadi 2-0. Namun begitu laga langsung terhenti karena suporter PSIM menilai gol tersebut offside. 

Kericuhan dimulai dari lemparan botol ke dalam area lapangan yang lantas tak bisa dibendung dengan masuknya ribuan suporter ke lapangan. Di sisi lain pemain dan official PS Tira berani meladeni para suporter dan merangsek masuk ke lapangan termasuk beberapa nama seperti Manahatti Lestusen yang menghadapi kumpulan massa di lapangan. 

Jaring gawang hingga papan advertising dirusak suporter yang terlihat beringas masuk ke lapangan. Laga pun akhirnya tak bisa dilanjutkan dah pemain PS Tira dievakuasi keluar lapangan. 

Belum diketahui hasil akhir laga tersebut apakah disahkan menjadi kemenangan PS Tira ataukah menanti keputusan lain dari PSSI. (Fxh)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT