PSSI Siap Lanjutkan Liga 1 dan Liga 2, Punya 3 Opsi Jika Polisi Tak berikan Izin Keramaian
JOGLOSEMARNEWS.COM | 15/10/2020 17:01
PSSI Siap Lanjutkan Liga 1 dan Liga 2, Punya 3 Opsi Jika Polisi Tak berikan Izin Keramaian

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama dengan operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan klub peserta Liga 1 dan Liga 2, telah sepakat untuk tetap melanjutkan kompetisi musim 2020. Pun seandainya pihak kepolisian tetap tidak memberikan izin keramaian, PSSI telah menyiapkan tiga opsi.

Dalam agenda rapat luar biasa antara PSSI dengan 18 klub peserta Liga 1 dan 24 klub peserta Liga 2 yang digelar di Yogyakarta, pada Selasa (13/10/2020) lalu, salah satu hasil yang utama adalah kembali melanjutkan sisa kompetisi musim 2020.

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, organisasi sepakbola Tanah Air telah menyerap aspirasi klub dan menyiapkan tiga opsi kompetisi. Hal tersebut terkait izin keramaian yang menjadi syarat digelarnya pertandingan, yang hanya bisa dikeluarkan oleh pihak kepolisian.

“Tetapi soal izin kita kembalikan ke kepolisian. Jika kepolisian tidak mengizinkan tentu PSSI akan menghormati dan mematuhinya,” kata Yunus, dikutip dari laman PSSI, Kamis (15/10/2020).

Opsi yang disiapkan PSSI adalah terkait jadwal kelanjutan kompetisi sepakbola Indonesia musim 2020 yang kini tertunda akibat pandemi Covid-19. PSSI sebelumnya sempat melanjutkan kompetisi musim ini pada 1 Oktober 2020 lalu, namun batal terlaksana karena pihak kepolisian yang tegas tidak akan mengeluarkan izin keramaian.

Kini, opsi yang disiapkan PSSI terkait jadwal kompetisi sepakbola Indonesia musim 2020 yakni pertama kompetisi akan dimulai kembali pada tanggal 1 November 2020.

Namun jika pada tanggal tersebut masih belum diizinkan, maka opsi kedua adalah PSSI akan membuat skema dan jadwal baru, yakni pada 1 Desember 2020. Ini semua PSSI lakukan karena aspirasi klub yang ingin kompetisi kembali digelar.

“Jika itu belum diizinkan karena alasan izin keramaian terkait Pilkada 2020, PSSI akan mencoba memulai pada 1 Januari 2021. Mudah-mudahan aspirasi klub agar kompetisi kembali digelar bisa menjadi kenyataan,” papar Yunus soal opsi ketiga.

Akan tetapi, jika kompetisi harus dimulai setelah memasuki tahun 2021, maka kemungkinan besar lanjutan kompetisi bakal digelar di dua wilayah sekaligus. Hal tersebut lantaran keterbatasan waktu, karena pada Mei-Juni 2021, Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk ajang Piala Dunia U-20. “Intinya kompetisi lanjutan tahun 2020 ini akan diteruskan. Apakah mulai 1 November, 1 Desember atau 1 Januari 2021,” kata Yunus Nusi.


BERITA TERKAIT