Persipura Minta PSSI Tegas Terhadap Aksi Rasisme
JUBI.CO.ID | 08/03/2019 06:30
Persipura Minta PSSI Tegas Terhadap Aksi Rasisme
Titus Bonai (depan), pencetak gol perdana bagi Persipura saat menghadapi PSIS Semarang, Rabu (6/3/2019). Persipura berhasil meraih kemenangan 3-1 atas PSIS Semarang – Jubi/Media Officer Persipura Jayapura.

Jayapura, Jubi – Manajemen Persipura melalui Ketua Umum (Ketum) Persipura Jayapura Benhur Tommi Mano berharap, perangkat pertandingan hingga PSSI harus lebih jeli melihat dan bertindak kalau ada teriakan provokatif ataupun kata-kata rasis dari supporter dalam sebuah pertandingan.

Hal ini dikatakan akibat di laga Persipura Jayapura menghadapi PSIS Semarang dengan skor 3-1 untuk kemenangan Mutiara Hitam julukan Persipura ada dua pemain Persipura yang mengeluarkan gestur tubuh yang tidak biasanya kepada para supporter PSIS Semarang.

Di pertandingan yang disiarkan oleh salah satu stasiun televise itu, Gunansar Mandowen tertangkap kamera memperlihatkan gestur tubuh yang tidak pantas kepada para pendukung PSIS Semarang.

Bukan hanya Gunansar Mandowen tetapi sang kapten Persipura Jayapura Boaz Solossa pun melakukan hal yang sama. Namun perilaku kedua pemain tersebut pastinya ada sebab. Untuk itu, BTM sapaan akrabnya memita kepada pihak Panitia Penyelenggara (Panpel) untuk melaporkan jalannya pertandingan sesuai dengan fakta di lapangan.

“Saya pikir kedua pemain saya tidak akan berbuat seperti itu kalau tidak ada sebab. Persipura selalu menjadi korban rasis kalau melakoni laga tandang,” kata BTM kepada Jubi, Kamis (7/3/2019) melalui pesan singkatnya.

Kata BTM, dalam regulasi sudah jelas, apabila ada terakan rasis dari penonton dalam sebuah pertandingan, pihak Panpel harus bertindak sesuai dengan proedur.

“Ya, di regulasi sudah jelas tentang hal ini (teriakan rasis). Kan ada perangkat pertandingan yang menilai pertandingan, harus catat dan melapor ke PSSI supaya ada sanksi. Kalau ada rasis, kami (manajemen) akan segera melapor,” ujarnya.

Baca selengkapnya di JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT