Maradona Tuding Inggris Main Mata dengan Wasit
TEMPO.CO | 05/07/2018 13:40
Maradona Tuding Inggris Main Mata dengan Wasit
Diego Maradona bersorak dari atas tribun saat laga Argentina vs Nigeria, di Piala Dunia Sepak Bola 2018 di Stadion St. Petersburg, Rusia, Selasa, 26 Juni 2018. REUTERS/Sergio Perez

TEMPO.CO, Jakarta - Diego Maradona memancing masalah karena kritikannya yang keras terhadap hasil pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018 antara Kolombia vs Inggris.

Dalam laga yang digelar di Moskow pada Rabu dini hari lalu, Inggris menang adu penalti 4-3 setelah 90 menit pertandingan berakhir imbang 1-1.

Maradona mengatakan bahwa dalam pertandingan tersebut Inggris melakukan “perampokan besar-besaran”.

Pesepakbola legendaris Argentina tersebut menambahkan bahwa ada persekongkolan dengan wasit asal Amerika Serikat, Mark Geiger Yang memimpin laga tersebut.

“Masalah utamanya ada pada wasit yang memimpin pertandingan. Siapa itu namanya? Mark Geiger? Setelah saya googling, ternyata dia orang Amerika. Ini namanya persekongkolan, perampokan masif,” kata Maradona dalam sebuah talk show televisi dari Venezuela, Telesur.

Dari kacamata Maradona, Inggris seharusnya tidak mendapatkan penalti. Sebaliknya, justru Harry Kane yang harus dihukum karena dia yang melanggar Carlos Sanchez.

FIFA lantas bereaksi terhadap pernyataan Maradona. Federasi sepak bola internasional itu menyatakan bahwa sindiran Maradona tersebut “sangat tidak pantas”.

FIFA juga menyebutkan tuduhan soal persekongkolan wasit Geiger dengan Inggris sama sekali tidak ada.

“FIFA mengeluarkan teguran keras terhadap komentar yang menyerang ofisial pertandingan. Menurut kami mereka sudah menunjukkan kerja yang positif dalam memimpin sebuah pertandingan bertensi tinggi,” demikian bunyi pernyataan resmi FIFA, menanggapi tuduhan Maradona soal kong kalikong di Piala Dunia 2018.

BBC

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT