PSSI Disarankan Gelar Turnamen Pramusim Untuk Uji Coba Prokes Covid-19
TEMPO.CO | 27/01/2021 15:44
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) berbincang dengan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri (kiri) saat menyaksikan pesepak bola Timnas U-19 yang berlatih di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa 17 November 2020. Sebanyak 38
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kanan) berbincang dengan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri (kiri) saat menyaksikan pesepak bola Timnas U-19 yang berlatih di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Selasa 17 November 2020. Sebanyak 38 pemain Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta pada 16 hingga 23 November 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Madura United menyarankan kepada PSSI untuk menggelar turnamen pramusim sebelum kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2021 bisa kembali dimulai. Turnamen itu bisa menjadi ajang uji coba penerapan protokol kesehatan demi meyakinkan berbagai pihak untuk memberikan izin kompetisi Liga 1 kembali digelar.

Manajer Madura United Rahmad Darmawan mengatakan turnamen pramusim itu nantinya bisa menjadi tolak ukur apakah kompetisi sepak bola tetapi bisa dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19 atau tidak.

"Harapan saya, tentu ada turnamen sebagai pramusim atau pemanasan. Itu juga bisa menjadi simulasi sepak bola di tengah COVID-19 ini, bisa atau tidak?," ujar Rahmad seperti dilansir laman resmi Madura United.

Pria yang akrab disapa RD itu menyatakan simulasi menjadi amat penting agar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Liga 1 bisa menganalisis sejauh mana penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pertandingan.

Di sisi lain, RD juga menilai turnamen pramusim sangat dibutuhkan setiap tim sebelum mereka menjalani Liga 1. Pasalnya, para pemain sudah nyaris satu tahun tidak menjalani pertandingan akibat pandemi Covid-19.

Baca: Direktur PT LIB: Jadwal Liga 1 dan Liga 2 Idealnya Bergulir Usai Lebaran

Bek Madura United, Guntur Ariyadi, pun sependapat dengan usulan RD. Dia mengatakan turnamen untuk mengisi kekosongan kompetisi sangat diperlukan pemain agar mereka dapat fokus menatap musim baru.

Di samping itu, bek yang membela Madura United sejak 2016 itu mengatakan semua pihak bisa melihat protokol kesehatan dalam pertandingan.

“Kalau nanti ada turnamen, tentu sangat nyaman. Semua bisa tahu, sebenarnya kompetisi bisa atau tidak digelar. Berdampak buruk atau justru berdampak positif. Semuanya bisa melihat dengan jelas. Apa salahnya dicoba," kata dia.

Sebelumnya PSSI sudah memastikan kompetisi Liga 1 musim 2020 dihentikan. Penghentian itu dilakukan setelah tiga kali rencana melanjutkan kompetisi terbentur izin dari aparat kepolisian.

PSSI dan PT LIB sempat menyatakan akan menggelar Liga 1 musim 2021 namun juga belum jelas kapan akan digelar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT