Riqui Puig Tak Mau Menyerah Rebut Hati Bos Barcelona
TEMPO.CO | 14/01/2021 13:37
Riqui Puig. Instagram/@Riquipuig
Riqui Puig. Instagram/@Riquipuig

TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Riqui Puig menentukan langkah Barcelona ke final Piala Super Spanyol dengan menjadi eksekutor terakhir dalam drama adu penalti kontra Real Sociedad Kamis dinihari tadi. Puig ingin membuktikan dirinya layak menjadi pilihan utama Pelatih Ronald Koeman.

Puig sebenarnya hanya masuk sebagai pemain pengganti pada laga itu. Dia menggantikan Sergio Busquet pada menit-menit akhir waktu normal.

Meskipun gagal membuat timnya meraih kemenangan pada babak tambahan, Puig memberanikan diri menjadi penendang penalti kelima pada laga itu. Dia bahkan menawarkan diri langsung kepada Koeman.

"Ronald memiliki empat nama sebagai penendang penalti dan dia bertanya siapa yang ingin menjadi kelima. Saya orang pertama yang mengacungkan tangan," kata Puig usai pertandingan.

Puig seharusnya tak perlu melakukan eksekusi penalti itu jika saja Antoine Griezmann yang menjadi penendang keempat mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sayangnya tendangan Griezmann gagal menembus gawang Sociedad setelah bola melambung di sisi kanan atas.

Adnan Januzaj yang menjadi eksekutor kelima bagi Real Sociedad pun berhasil mempecundangi penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen. Skor menjadi 2-2.

Nasib La Blaugrana akhirnya ditentukan oleh Puig. Pemuda berusia 21 tahun itu berhasil mengecoh penjaga gawang Alex Remiro. Laga pun akhirnya ditutup dengan skor 3-2.

Riqui Puig menyatakan tak mempermasalahkan minimnya waktu bermain yang diberikan Koeman. Dia mengatakan bahwa akan terus bekerja keras untuk membuktikan kepada si pelatih bahwa dirinya pantas berada di skuad itu.

"Meskipun saya tak banyak bermain, semuanya bermain baik di sini. Saya bersama keluarga, saya juga sehat. Saya tak bisa mengeluh soal semuanya," kata dia.

"Jika Ronald memberikan saya waktu bermain, saya akan sangat bersyukur dan mencoba untuk memanfaatkannya. Jika tidak, saya akan terus bekerja keras. Saya tak akan melempar handuk."

Pada awal musim ini Ronald Koeman memang telah mempersilahkan Puig dan sejumlah pemain muda lainnya untuk mencari klub baru. Selain itu Koeman juga memiliki stok gelandang yang cukup berlimpah.

Kembalinya Philippe Coutinho plus kedatangan Pedri membuat persaingan di lini tengah menjadi sangat ketat. Meskipun demikian Puig memutuskan untuk bertahan. Alhasil dia pun baru bermain sebanyak tujuh kali musim ini, itu pun semuanya sebagai pemain pengganti.

Kemenangan tersebut membawa Barcelona lolos ke babak final Piala Super Spanyol. Mereka akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Real Madrid vs Athletic Bilbao yang akan berlangsung pada Jumat dinihari nanti.

SPORT


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT