Hasil Rapat PSSI: Liga 1 Tak Akan Dihentikan
TEMPO.CO | 13/10/2020 21:06
Menpora Zainudin Amali (kanan) berbicara dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri) di sela konferensi pers terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional di Jakarta, Selasa 29 September 2020. PSSI menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama satu
Menpora Zainudin Amali (kanan) berbicara dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri) di sela konferensi pers terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional di Jakarta, Selasa 29 September 2020. PSSI menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama satu bulan dari jadwal lanjutan yang seharusnya digelar mulai 1 Oktober 2020 menjadi November 2020 setelah tidak mendapat izin keamanan dari Polri karena situasi pandemi virus corona di Indonesia yang belum membaik. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - PSSI, PT Liga Indonesia baru (PT LIB), dan seluruh klub peserta Liga 1 menggelar rapat di Yogyakarta pada hari ini, Selasa 13 Oktober 2020. Hasil rapat tersebut memutuskan Liga 1 tak akan dihentikan meskipun pandemi Covid-19 terus mengancam.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menyatakan bahwa hasil rapat tak membahas opsi untuk menghentikan Liga 1. Dia pun menyatakan bahwa Liga 1 tahun 2020 diharapkan bisa kembali bergulir pada 1 November mendatang.

"Pokoknya akan terus dilanjutkan. Tidak ada 'reason' untuk stop," ujar Akhmad Hadian ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa.

Jika Liga 1 berhasil digulirkan, menurut dia, semua pihak sepakat Liga 2 akan menyusul beberapa minggu setelahnya. Namun, andai Polri kembali tidak memberikan izin, maka mereka sepakat kompetisi Liga 1 tahun ini akan digelar pada 1 Desember 2020.

"Jika demikian (kompetisi dimulai Desember), maka format kompetisi yang harus diubah karena jadwalnya lebih lama dari rencana," tutur Akhmad Hadian.

Dia menyatakan semua pihak dalam rapat juga sepakat kompetisi Liga 1 2020 akan tuntas pada Maert 2021. Menurut dia, PSSI dan PT LIB tak mau ada pertandingan sepak bola pada bulan puasa yang akan jatuh pada April 2020. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada Mei 2021.

"Misalnya untuk Liga 1, kalau terus dilanjutkan dengan format liga maka akan 'menabrak' berbagai kegiatan pada tahun 2021," kata Akhmad Hadian.

Liga 1 musim 2020 memang menjadi perhatian khusus karena sejak awal disepakati tidak ada perubahan format liga meski berlangsung dalam suasana pandemi COVID-19.
Misalnya bisa berlangsung mulai 1 November 2020, format liga di Liga 1 bisa dipertahankan karena kompetisi masih bisa selesai pada Maret 2021.

Akan tetapi, format liga tersebut mungkin saja berubah kalau Liga 1 berputar lagi mulai 1 Desember 2020.

Sementara Liga 2 2020 sudah disetujui akan dilaksanakan dengan format turnamen, di mana tim-tim peserta wajib melewati babak penyisihan grup.

"Memang terkait format dan jadwal Liga 2 hampir tidak ada masalah. Meski begitu, tetap harus dibicarakan kembali soal-soal lain seperti tentang latihan, pemain x karena kompetisi ditunda," ujar Akhmad Hadian.

Sebelumnya lanjutan Liga 1 dan Liga 2 rencananya akan digelar pada bulan ini. Akan tetapi rencana yang disepakati oleh PSSI, PT LIB dan seluruh tim peserta Liga 1 dan Liga 2 tersebut batal setelah Polri tak memberikan izin menggelar pertandingan meskipun dilakukan tanpa penonton.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT