Prediksi Celta Vigo Vs Barcelona, Tantangan Berat Pertama Ronald Koeman
TEMPO.CO | 30/09/2020 21:53
Aksi pemain Barcelona, Lionel Messi saat berebut bola dengan pemain Celta Vigo, Joseph Aidoo dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Spanyol, 9 November 2019. Hasil itu membuat Barcelona mampu merebut kembali posisi puncak klasemen yang sehari sebel
Aksi pemain Barcelona, Lionel Messi saat berebut bola dengan pemain Celta Vigo, Joseph Aidoo dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Spanyol, 9 November 2019. Hasil itu membuat Barcelona mampu merebut kembali posisi puncak klasemen yang sehari sebelumnya sempat direbut Real Sociedad. REUTERS/Albert Gea

TEMPO.CO, Jakarta - Laga Celta Vigo vs Barcelona di ajang Liga Spanyol akan tersaji pada Jumat dini hari 2 Oktober 2020. Pelatih Ronald Koeman akan menghadapi tantangan yang cukup sulit pada laga keduanya sebagai pelatih Lionel Messi cs.

Celta Vigo dalam beberapa musim terakhir terbukti menjadi lawan yang sulit ditaklukan oleh Barcelona, terutama ketika bermain di Estadio de Balaidos. Dalam lima lawatan terakhirnya, Barcelona tak pernah meraih kemenangan dengan rekor dua kali kalah dan tiga kali ditahan imbang.

Terakhir kali Barcelona meraih tiga angka di sana adalah pada April 2015 di bawah asuhan Luis Enrique. Itu pun mereka hanya menang tipis 1-0 berkat gol bek Jeremy Mathieu lima belas menit sebelum laga berakhir.

Apalagi performa Celta Vigo di awal musim ini cukup apik. Anak asuh Oscar Garcia yang telah melakoni tiga pertandingan belum sekali pun kalah. Celta bermain imbang 0-0 di kandang Eibar pada pekan pertama, menang 2-1 saat menjamu Valencia pada pekan kedua, dan imbang 1-1 di kandang Real Valladolid pada pekan ketiga.

Penyerang Celta Vigo, Iago Aspas pun tengah dalam performa terbaiknya. Dia memborong semua gol timnya di awal musim ini dan memuncaki daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga Spanyol bersama Jose Luis Morales (Levante) dan Maxi Gomez (Valencia).

Sementara Barcelona baru melakoni satu laga musim ini, yaitu ketika mereka menumbangkan Villarreal 4-0 di Stadion Camp Nou akhir pekan kemarin. Kemenangan itu menjadi debut manis Ronald Koeman di Barcelona.

Menghadapi Celta Vigo, Koeman menyatakan tak akan melakukan banyak perubahan dalam skuadnya. Kuartet Ansu Fati, Lionel Messi, Antoine Griezmann dan Philippe Coutinho tampaknya akan kembali menjadi andalan Koeman dalam membongkar pertahanan lawan.

Ronald Koeman mendapatkan tenaga tambahan setelah penyerang Martin Braithwaite yang absen pada laga Villarreal dinyatakan pulih dari cedera.

Di lini belakang, Ronald Koeman juga diprediksi tak akan melakukan banyak perubahan. Bukan karena apa-apa, dia tak memiliki banyak pilihan di posisi empat bek tersebut.

Bek tengah muda Ronald Araujo dipastikan absen karena mengalami cedera pada sesi latihan. Araujo menambah panjang daftar bek Barcelona yang mengalami cedera setelah sebelumnya Junior Firpo, Samuel Umtiti dan Jean-Clair Todibo sudah masuk ruang perawatan terlebih dahulu.

Untuk posisi penjaga gawang, Ronald Koeman juga masih belum dapat memainkan Marc-Andre ter Stegen yang Agustus lalu menjalani operasi lutut dan diprediksi akan absen hingga Desember. Neto pun tampaknya akan kembali menjadi pilihan utama Koeman.

Baca: Sergino Dest, Jawaban Kerinduan Barcelona Akan Sosok Dani Alves

Perubahan kemungkinan besar akan terjadi di posisi dua gelandang bertahan. Sergio Busquet dan Frenkie de Jong memang tampil apik pada laga kontra Villarreal, tetapi Koeman tampak akan memberikan kesempatan kepada Miralem Pjanic yang baru didatangkan Barcelona dari Juventus pada bursa transfer musim panas ini.

Di kubu Celta Vigo, Oscar Garcia, tak mengalami masalah berarti. Garcia hanya akan kehilangan bek kiri David Junca yang diprediksi baru akan pulih pada pertengahan Oktober ini.

Vigo diuntungkan karena memiliki mantan pemain Barcelona, Denis Suarez, yang mereka boyong pada musim lalu. Suarez terbukti tampil cukup apik musim ini dengan telah mengemas satu assist dari tiga laga.

Berikut prediksi susunan pemain laga Celta Vigo vs Barcelona:

Celta Vigo (4-2-3-1): Villar; Olaza, Aldoo, Murillo, Mallo; Tapia, Beltran; Vazquez, Suarez, Mor; Aspas

Barcelona (4-2-3-1): Neto; Alba, Lenglet, Pique, Roberto; Pjanic, De Jong; Fati, Coutinho, Griezmann; Messi

Yang menarik, dari lima lawatan terakhir itu Barcelona sebenarnya mampu tampil mendominasi. Pada laga terakhir Juni lalu misalnya, Lionel Messi tercatat menguasai 67 persen bola dan melepaskan 26 kali percobaan tembakan, dengan 18 diantaranya mengarah ke gawang.

Akan tetapi buruknya lini pertahanan Barcelona membuat mereka kehilangan kemenangan pada laga tersebut. Mereka dua kali sempat unggul berkat gol Luis Suarez namun harus puas pulang dengan satu angka setelah Aspas mencetak gol dua menit menjelang laga bubar.

Buruknya pertahanan Barcelona juga terlihat dari bagaimana rekor kebobolan mereka. Dari lima lawatan tersebut, gawang Barcelona tak pernah sekalipun tak kebobolan.

Racikan dua gelandang jangkar yang diterapkan Koeman mungkin bisa menjadi solusi bagi pertahanan Barcelona. Pada laga kontra Villarreal akhir pekan lalu, hal itu sukses membuat lawan kesulitan menciptakan peluang.

Villarreal hanya mencatatkan satu tembakan ke gawang Neto, dari lima kali percobaan.

Baca juga: Lionel Messi dan False Nine Ala Ronald Koeman di Barcelona

De Jong dan Pjanic harus benar-benar mewaspadai kecepatan dua sayap Celta Vigo, Kevin Vazquez dan Emre Mor. Ditambah dengan Denis Suarez yang memiliki umpan akurat, ketiganya merupakan penyuplai bola ampuh untuk Aspas yang menjadi ujung tombak.

Jika mampu memotong aliran bola kepada Aspas, maka besar kemungkinan Barcelona akan bisa meraih kemenangan. Soal daya gedor, tak ada yang meragukan Lionel Messi cs.

Apalagi kini mereka memiliki bintang baru dalam diri Ansu Fati. Pemain berusia 17 tahun itu tengah dalam semangat tinggi karena sudah mencetak dua gol dalam laga perdana musim ini.

Performanya itu mampu sedikit menghapus anggapan bahwa lini depan Barcelona akan tumpul pasca hengkangnya Luis Suarez ke Atletico Madrid. Permainan Philippe Coutinho juga disebut semakin matang.

Meskipun demikian, kemenangan tampaknya tak akan diraih dengan mudah oleh Barcelona. Ronald Koeman pun menyadari itu. Karena itu, kemenangan tipis atau maksimal berjarak dua gol mungkin akan menjadi milik Barcelona.

MARCA| TRANSFERMARKT


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT