Manchester City Vs Leicester City 2-5, Guardiola: Kami Bermain Gugup
TEMPO.CO | 28/09/2020 08:32
Penyerang Leicester City Jamie Vardy, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Liga Inggris di stadion Etihad, Manchester, 27 September 2020. Leicester City kalahkan Manchester City 5-2. Pool via REUTERS/Cather
Penyerang Leicester City Jamie Vardy, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Liga Inggris di stadion Etihad, Manchester, 27 September 2020. Leicester City kalahkan Manchester City 5-2. Pool via REUTERS/Catherine Ivill

TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Inggris antara Manchester City vs Leicester City pada Senin dini hari tadi berakhir dengan skor 2-5. Manajer Pep Guardiola menyebut anak asuhnya bermain kurang tenang.

Guardiola menyatakan bahwa Manchester City sebenarnya mampu mengendalikan permainan di awal pertandingan. Hal itu terbukti lewat satu gol yang dicetak oleh Riyad Mahrez pada menit ke-4.

Akan tetapi, menurut Guardiola, timnya tampak terbebani untuk mencetak gol selanjutnya. Dengan Leicester City yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik, Kevin de Bruyne cs juga dinilai bermain kurang tenang.

"Saya kira hari ini masalahnya adalah kami membebani diri kami sendiri untuk mencetak gol kedua dan ketiga, ketika mereka (Leicester) tidak mau bermain, hanya bertahan dan melakukan serangan balik," kata Guardiola usai laga itu.

"Dalam posisi seperti itu, kami seharusnya lebih tenang. Kami tak menciptakan peluang, kami gugur dan setelah itu kami memberikan mereka tiga penalti. Ketika anda memberikan tiga penalti anda tak akan mungkin menang."

Pada laga tersebut Manchester City memang sempat unggul lewat Mahrez. Leicester City menyamakan kedudukan delapan menit sebelum babak pertama usai. Jamie Vardy mengeksekusi sendiri tendangan penalti yang dia dapatkan setelah dilanggar bek Kyle Walker.

Pada babak kedua malapetakan datang bagi Manchester City. vardy mencetak gol keduanya melalui skema serangan balik cepat. Mendapatkan umpan mendatar dari sisi kanan, penyerang asal Inggris itu membelokkan bola melewati Ederson meskipun dalam pengawalan satu pemain Manchester City.

Pada menit ke-58 Vardy mencetak hat-trick melalui titik putih. Kali ini bek Eric Garcia yang melakukan pelanggaran sehingga membuat wasit memberikan Leicester City penalti kedua.

Pemain pengganti James Maddison membuat Leicester City semakin menjauh pada menit ke-77. Tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang dia lepaskan menembus pojok kiri atas gawang Ederson.

Bek Nathan Ake sempat membuat kedudukan menjadi 2-4 pada menit ke-84. Menerima umpan tendangan pojok De Bruyne, Ake berhasil menjebol gawang Kasper Schmmeichel.

Empat menit berselang Leicester City mendapat hadiah penalti ketiganya. Bek Benjamin Mendy menjatuhkan Maddison di dalam kotak terlarang adn Youri Tielemans mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Kemenangan besar itu membuat Leicester City kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan perolehan 9 angka. Anak asuh Brendan Rodgers belum terkalahkan musim ini. Sementara Manchester City harus puas berada di posisi ke-13 dengan perolehan tiga angka. Mereka baru memainkan dua pertandingan musim ini.

SKY SPORTS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT