Barcelona: Messi Main Api Lagi, Bartomeu Digoyang, Padahal Minggu Ini Berlaga
TEMPO.CO | 25/09/2020 17:47
Luis Suarez, Lionel Messi, dan Arturo Vidal. REUTERS
Luis Suarez, Lionel Messi, dan Arturo Vidal. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Futbol Club Barcelona sesuai semboyannya, yaitu “quelcom mes que un club de futbol”, sesuatu yang lebih dari sebuah klub sepak bola. Tak peduli mereka mau mengawali kiprahnya dalam La Liga Spanyol musim kompetisi 2020-2021, dengan menjamu Villarreal di Stadion Camp Nou, Minggu waktu setempat atau Senin dinihari, 28 September 2020. Urusan politik terus diumbar dan curahan hati Lionel Messi soal Luis Suarez muncul ke permukaan.

Josep Maria Bartomeu menghadapi ancaman pemakzulan sebagai presiden FC Barcelona pekan depan setelah jumlah tanda tangan untuk petisi untuk menurunkannya tercapai. Padahal, Bartomeu sudah akan turun tahun depan. Ini adalah periode kepemimpinan lima tahunnya yang kedua dan ia tak mungkin mencalonkan lagi.     

Setelah digilas Bayern Munich 8-2 pada babak perempat final Liga Champions Eropa 2019-2020 dan jabatan pelatih diserahkan dari Quique Setien kepada Ronald Koeman, urusan untuk membangun kembali kekuatan Blaugrana tak lagi jelas. Ada drama Lionel Messi mau minta pindah dari Barcelona selama kurang-lebih dari 15 hari, dengan salah satu alasannya tak lagi mempercayai kata-kata Bartomeu yang dianggap ingkar janji dan dinilai tak serius memimpin Barcelona dalam lima tahun terakhir.  

Setelah Lionel Messi akhirnya memutuskan untuk bertahan, kini muncul lagi rasa frustrasinya terhadap Barcelona, berkaitan dengan dijualnya Luis Suarez ke Atletico Madrid.

Ronald Koeman memang sejak awal kedatangannya menegaskan kepada Luis Suarez bahwa penyerang Uruguay itu tak lagi diprioritaskan untuk menjadi pemain starter dan hal ini adalah biasa dalam urusan sepak bola profesional.

Lionel Messi tak senang dengan cara Luis Suarez, salah satu sahabatnya, dilepas dari Barcelona. Hal ini juga lumrah, tapi masalahnya ia mengungkapkannya kepada publik melalui jejaring media sosial, Instagram.

“Anda pantas pergi seperti apa yang di diri anda selama ini: salah satu pemain terpenting dalam sejarah klub ini, memenangi berbagai hal sebagai tim dan perorangan. Tidak untuk mererka yang menendang nada seperi yang mereka lakukan. Tapi, kenyataan ini tidak lagi mengejutkan saya,” tulis Lionel Messi.  

Selanjutnya, adalah manusiawi bahwa Lionel Messi mencurahkan perasaannya ditinggal sahabat di Barcelona dan di ruang kamar ganti pemain Blaugrana. Tapi, sebagaimana dalam pernyataan mau yang meninggalkan Barcelona dua pekan lalu yang tersohor, Lionel Messi selalu menyisipkan kritik kepada rezim kepengurusan Barcelona saat ini.

Apa yang sebenarnya dikejar Lionel Messi dengan pernyataan terakhir itu? Apakah ia bisa tetap berfokus dipercayai lagi sebagai kapten Barcelona oleh Ronald Koeman? Apakah ia berkepentingan terhadap pemakzulan Josep Maria Bartomeu dan persiapan kampanye pemilihan presiden FC Barcelona? Terakhir, dan benarkah hubungan Lionel Messi dengan Ronald Koeman sebagai pelatih belum padu?

Baca Juga: Drama Barcelona Jilid II, Luis Suarez Vs Josep Maria Bartomeu

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT