Ini 5 Keputusan Yang Untungkan Real Madrid dalam 3 Laga Terakhir
TEMPO.CO | 25/06/2020 06:51
Penyerang Real Madrid Karim Benzema, melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Real Sociedad dalam pertandingan Liga Spanyol di Reale Arena, San Sebastian, Spanyol, 21 Juni 2020. Real Madrid berhasil kalahkan Real Sociedad 2-1
Penyerang Real Madrid Karim Benzema, melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Real Sociedad dalam pertandingan Liga Spanyol di Reale Arena, San Sebastian, Spanyol, 21 Juni 2020. Real Madrid berhasil kalahkan Real Sociedad 2-1. REUTERS/Vincent West

TEMPO.CO, Jakarta - Tudingan adanya keberpihakan wasit kepada Real Madrid semakin kencang. Pasalnya, dalam tiga laga terakhir, anak asuh Zinedine Zidane mendapatkan setidaknya lima keputusan kontroversial yang menguntungkan mereka.

Pada laga kontra Mallorca dini hari tadi, wasit kembali mengeluarkan keputusan kontroversial. Gol pertama Real Madrid tercipta setelah terjadi pelangaran atas pemain belakang Mallorca.

Berikut lima keputusan wasit yang menguntungkan Real Madrid pada 3 laga terakhir:

1. Real Madrid Vs Valencia

Laga Real Madrid vs Valencia yang berakhir dengan skor 3-0 diwarnai drama gol tim tamu yang tak disahkan wasit Jose Antonio Sanchez Martinez.

Gol Valencia tersebut tercipta pada menit ke-20. Bola umpan Carlos Soler sempat menyentuh kaki Raphael Varane dan mengarah ke kaki Rodrigo Moreno. Lepas dari pengawalan, Rodrigo yang datang dari lini kedua pun langsung menceploskan bola ke gawang Real Madrid yang dikawal Thibaut Courtois.

Namun gol tersebut dianulir oleh Sanchez Martinez yang memutuskan menggunakan fasilitas Video Assistant Referee (VAR). Dalam rekaman ulang, Martinez melihat Maxi Gomez dalam posisi off side saat Soler melepaskan umpan.

Meskipun Gomez terlihat tak melakukan gerakan aktif untuk menyambut bola, dia dianggap mengganggu Varane untuk mengantisipasi bola. Martinez pun akhirnya memutuskan untuk tak mengesahkan gol tersebut.

2. Real Sociedad Vs Real Sociedad

Real Madrid diuntungkan oleh tiga keputusan wasit pada laga di markas Real Sociead akhir pekan kemarin. Pertama adalah ketika Fernandez menunjuk titik putih setelah Diego Llorente dianggap melanggar Vinicius Jr di kotak penalti.

Berdasarkan tayangan ulang, Llorente memang sedikit menyentuh Vinicius namun pesepakbola asal Brasil itu tak langsung jatuh melainkan menembakkan bola terlebih dahulu sebelum jatuh. Meskipun demikian, Fernandez tetap menunjuk titik putih. Hadiah itu dituntaskan oleh Sergio Ramos untuk membawa timnya unggul 1-0.

Keputusan kedua yang memihak Real Madrid adalah ketika Fernandez tak mengesahkan gol Adnan Januzaj yang bisa menyeimbangkan keadaan. Fernandez menilai pemain depan Mikel Merino berada dalam posisi off side saat Januzaj melepaskan tembakan.

Meskipun Merino tak bergerak aktif menyambut bola, Fernandez menilai dia menghalangi pandangan Thibaut Courtois untuk mengantisipasi tembakan Januzaj.

Apes bagi Sociedad, semenit setelah insiden Januzaj itu Karim Benzema menggandakan keunggulan Real Madrid. Gol Benzema pun kontroversial karena dia sempat dianggap melakukan hand ball saat menerima umpan dari Dani Carvajal.

3. Real Madrid vs Mallorca

Dini hari tadi, Los Galacticos kembali menjadi sorotan setelah keputusan kontroversial wasit Malero Lopez. Dia mengesahkan gol pertama Real Madrid yang diciptakan oleh Vinicius Junior.

Vinicius mencetak gol setelah Real Madrid melakukan serangan balik cepat. Awal serangan balik itulah yang diprotes oleh Mallorca. Serangan tersebut tercipta setelah Dani Carvajal melanggar Dani Rodriguez untuk merebut bola.

Meskipun pelanggaran tersebut terlihat jelas, Lopez tak memberikan hadiah apa pun. Dia juga tak menggunakan fasilitas Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan apakah hal itu merupakan pelanggaran atau bukan.

Lima keputusan kontroversial dalam tiga laga secara beruntun tersebut membuat Real Madrid membukukan total sembilan angka. Mereka memang membutuhkan kemenagan untuk terus menjaga peluang mengakhiri dominasi Barcelona di Liga Spanyol. Rival bebuyutan mereka itu merupakan juara bertahan dalam dua musim terakhir.

MARCA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT