Liga 1 Bergulir Lagi, Arema FC Butuh 4-6 Pekan untuk Persiapan
TEMPO.CO | 20/06/2020 15:35
Logo Liga 1. (liga-indonesia.id)
Logo Liga 1. (liga-indonesia.id)

TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Arema FC memberikan tanggapan terkait keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 yang rencananya akan kembali digelar pada September 2020.

Manajer Arema FC Ruddy Widodo mengatakan bahwa keputusan PSSI tersebut sesuai dengan keinginan Arema FC yang menginginkan untuk tetap bisa melanjutkan kompetisi Liga 1, meski sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.

"Alhamdulillah, tentunya ini sesuai dengan keinginan Arema FC. Namun, tanggal persisnya kapan dimulai, kami masih menunggu," kata Ruddy kepada Antara, Sabtu.

Ruddy menjelaskan, jika nantinya sudah diputuskan kapan kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan, maka pihak manajemen akan segera mengumpulkan para pemain. Hingga saat ini, pelatih kepala Arema FC, terus melakukan komunikasi secara informal kepada Ruddy.

Berdasarkan informasi yang diterima, lanjut Ruddy, para pemain tim berjuluk Singo Edan tersebut memerlukan waktu 4-6 minggu untuk melakukan persiapan, sebelum Liga 1 2020 kembali digelar.

"Secara informal, pelatih kepala sudah berkomunikasi dengan saya, diperkirakan 4-6 minggu cukup untuk persiapan," ujar Ruddy.

Ruddy menambahkan, sementara untuk keputusan apakah penonton atau para suporter diperbolehkan untuk datang ke stadion tempat dilaksanakannya pertandingan, masih akan dilakukan pembahasan dengan pihak terkait pada Agustus 2020.

"Sepertinya tentang penonton, akan diputuskan pada pertengahan atau akhir Agustus 2020," ujar Ruddy.

PSSI memastikan gelaran Liga 1 dan Liga 2 2020 akan dilanjutkan, setelah diputuskan pada rapat Komite Eksekutif (Exco) pada Rabu (17/6) secara virtual. Kompetisi Liga 1 dan Liga 2, terpaksa dihentikan pada pertengahan Maret 2020 karena pandemi COVID-19.

Untuk kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tersebut, PSSI akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda, dan Olahraga, Kementerian Kesehatan, termasuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT